Laporkan Masalah

Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Yogyakarta Tahun 2017-2021

FEBRY RESTIANA PUTRI, Ihda Arifin Faiz, S.E., M.Sc., CIBA., CMA., CHRA.

2022 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2017-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara meminta data secara langsung ke instansi, dokumentasi, dan studi literatur. Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan berbagai indeks rasio yang dijadikan dasar perhitungan Indeks Kondisi Keuangan. Terdapat tujuh rasio yang digunakan, yaitu kemandirian keuangan, fleksibilitas keuangan, solvabilitas anggaran, solvabilitas operasional, solvabilitas jangka panjang, solvabilitas jangka pendek, dan solvabilitas layanan. Berdasarkan hasil analisis, kinerja keuangan Pemerintah Kota Yogyakarta tahun 2017-2021 secara keseluruhan dinyatakan baik. Namun, kemandirian keuangan Pemerintah Kota Yogyakarta tahun 2017-2021 masih rendah, sehingga intervensi pemerintah pusat masih tinggi. Selain itu, pada tahun 2017 kewajiban jangka pendek sangat tinggi karena adanya pembangunan dan pengelolaan Terminal Giwangan. Kemudian, pada tahun 2020 dan 2021 kemandirian keuangan menurun secara signifikan akibat Pandemi Covid-19.

The aim of this research was to find out the financial performance of The Yogyakarta City Government for the Fiscal Years 2017-2021. The method used in this research is descriptive qualitative with secondary data sources. Data collection techniques are carried out by requesting data directly to the institute, documentation, and literature studies. The financial performance measured using various ratio index that are used as the basis for calculating the Financial Condition Index. There are seven ratios used, namely financial independence, financial flexibility, budgetary solvency, operational solvency, long-term solvency, short-term solvency, and service solvency. Based on the results of the analysis, the financial performance of the Yogyakarta City Government in 2017-2021 overall is stated to be good. However, Yogyakarta City Government's financial independence in 2017-2021 was still low, so that the central government's intervention was still high. Besides, in 2017 the short-term liabilities very high due to the construction and management of Terminal Giwangan. Then, in 2020 and 2021 the financial independence decreased significantly due to the Covid-19 Pandemic.

Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Indeks Rasio, Indeks Kondisi Keuangan

  1. D4-2022-460691-abstract.pdf  
  2. D4-2022-460691-bibliography.pdf  
  3. D4-2022-460691-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2022-460691-title.pdf