The Relationship Between Work-Family Border Permeability and the Family Life Satisfaction of Working Indonesian Women
GERALDIN NOVERINA, Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc, Ph.D., Psikolog
2022 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIBagi perempuan yang bekerja, mempertahankan kepuasan kehidupan keluarga dapat menjadi lebih sulit karena faktor-faktor tertentu yang dapat meningkatkan permeabilitas batasan antara ranah pekerjaan dan ranah keluarga. Studi tentang kepuasan kehidupan keluarga dan permeabilitas batasan sedikit jumlahnya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kedua konsep tersebut. Partisipan studi ini adalah 90 perempuan Indonesia berusia 25-40 tahun yang memiliki pekerjaan formal dan saat ini sudah menikah. Partisipan juga memiliki setidaknya satu anak berusia 6-12 tahun. Hasil studi ini tidak mendukung hipotesis karena tidak ada hubungan signifikan yang ditemukan. Namun, pada tingkat item, dua item dari skala Permeability dapat secara signifikan memprediksi satu item dari skala Satisfaction with Family Life dan menunjukkan kemungkinan bahwa kepuasan dapat dipengaruhi oleh bagaimana individu menangani permeabilitas. Penjelasan untuk hasil yang tidak signifikan juga dibahas. Penelitian ini berkontribusi pada perkembangan literatur kepuasan kehidupan keluarga dan permeabilitas batasan pekerjaan keluarga.
For working women, maintaining family life satisfaction may be more challenging due to certain factors that increase the permeability of the border separating work and family domains. Studies on family life satisfaction and border permeability are limited. This study aims to determine whether a relationship between these two concepts exist. The participants of this study are 90 married Indonesian women aged 25-40 years who are formally employed and have at least one child aged 6-12 years. The findings did not support the hypothesis as no significant relationships were found. However, on an item-level, two items from the Permeability scale could significantly predict one item from the Satisfaction with Family Life scale, highlighting the possibility that satisfaction could be affected by how individuals respond to permeabilities. Explanations for the non-significant results were discussed. This study contributes to the growth of family life satisfaction and border permeability literature.
Kata Kunci : Indonesia, satisfaction with family life, work-family border permeability, working women