Laporkan Masalah

Penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat

HAMDAN, Hazimuddin, Dr. J. Nasikun

2003 | Tesis | S2 Sosiologi

Kemiskinan adalah persoalan krusial yang multidimensional karena memiliki ekses sosial luas yang memberikan kecenderungan meningkatkan angka kriminalitas, meningkatkan jumlah anak jalanan, konflik sosial, penjarahan dan beberapa bentuk persoalan lainnya. Banyak program yang dilakukan baik lembaga pemerintah, swasta serta LSM untuk menangulangi kemiskinan tetapi konsep dan strategi yang diterapkan tidak dalam kerangka pemberdayaan masyarakat justru sebaliknya memperkuat ketergantungan kelompok miskin terhadap negara atau pemberi bantuan. Untuk itu penelitian ini mengangkat judul Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat (Studi tentang pelaksanaan Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan/P2KP) dilaksanakan di Desa Bokoharjo Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta) yang bertujuan mengetahui gambaran secara mendalam tentang pelaksanaan program P2KP dalam memberdayakan masyarakat miskin serta mengetahui fakor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program P2KP dalam memberdayakan masyarakat miskin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang dimaksud untuk mendiskripsikan secara mendalam dengan menggunakan data kualitatif tentang pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Sumber data diperoleh dari hasil observasi dan catatan-catatan, dokumen, laporan dan hasil wawancara dengan masyarakat sasaran, (penggurus dan anggota kelompok swadaya masyarakat (KSM), pengurus badan keswadayaan masyarakat (BKM) dan aparat desa setempat. Program pemberdayaan dengan jalan pembentukan kelembagaan lokal masyarakat, peningkatan daya kritis dan kontrol masyarakat, peningkatan usaha produksi serta peningkatan partisipasi masyarakat adalah merupakan jalan yang paling tepat untuk pemecahan masalah kemiskinan yang selama ini selalu menjadi kendala utama pelaksanaan pembangunan. Dari hasil penelitian lapangan diperoleh kesimpulan bahwa program penanggulangan kemiskinan dengan menerapkan pendekatan pemberdayaan dan bertumpu pada kelompok memberikan manfaat yang sangat besar kepada masyarakat berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat yang meliputi peningkatan penghasilan, perbaikan jalan kampung untuk mengurangi keterisolasian dan memperlancar kegiatan sosial ekonomi, peningkatan ketrampilan, pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengidentifikasi sendiri kebutuhan yang diperlukan serta kepekaan dan kepedulian terhadap masalah yang muncul disekitar mereka. Program pemberdayaan yang dilakukan P2KP terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya adalah sosialisasi program yang merata, partisipasi masyarakat, adanya kelembagaan lokal masyarakat yang efektif, kemudahan memperoleh bantuan dan adanya kesadaran masyarakat untuk maju dan berkembang.

Poverty is a multidimensional crucial problem because of its extent social etc. There are so many programs wich are conducted by organization private organization or society organization (LSM) to deal with the poverty. But the concepts and the strategies which are applied are not in a framework og empowering society, inversely to approve the dependence of the poor class to the government or the philantopisties. Therefore this research takes the title of Dealing with Poverty and Empowering Society (The Study of the implementation of the Program Dealing With Powerty in Urban/P2KP in Desa Bokoharjo Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman DIY) wich held in empowering the poor society and to know the factor that affect the success of P2KP program in empowering the poor society. This research uses qualitative descriptive research method which ment to describe the program deeply by using qualitative data. The implementation of dealing with poverty end empowering society programs. The data resources are obtained from observation, notes, documents, reports and interview with the object, (board of directors and members of society self sufficient group (KSM), board of directors of society self sufficient organization (BKM) and local village officers. Empowering program doing by establishing the local society institution, improving the society’s critical level and control, increasing the production operations and increasing the society’s participation is the most appropriate way to solve poverty problem which always becomes the mayor constraint of implementing the development. We can conclude from the result of the research that empowering society program which by applying empowering approval gives the great benefits to the society. In the from of society’s prosperity increase such of income report or by meant to decrease the isolation and to accelerate social economic activities and to increase skills, knowledge and sociaty’s consciousness to identity self needs and sensitivity and attention to the problems which takes place surround them. The are some factors of empowering program running by P2KP which of the society’s participation, effective local society institution, the ease of getting aids the society’s awarness to get a progress and to develop.

Kata Kunci : Masyarakat,Pemberdayaan,Kemiskinan, Program of Dealing With Poverty In Urban (P2KP), Local Institution, Empowering dan Society.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.