Laporkan Masalah

PENGARUH PENGELUARAN PER KAPITA RIIL YANG DISESUAIKAN, USIA HARAPAN HIDUP, PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, DAN PERSENTASE PENDUDUK MISKIN TERHADAP INDEKS KEDALAMAN KEMISKINAN DI WILAYAH PERKOTAAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012 SAMPAI 2021

NUGRAHENI YUSTIKA S, Laksmi Yustika Devi, S.P., M.Si., Ph.D.

2022 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN

Adanya pembentukan kabupaten dan/atau kota yang berlaku di Indonesia pada saat ini memiliki maksud guna mengentaskan berbagai permasalahan yang terjadi sesuai dengan kondisi wilayah, seperti permasalahan kemiskinan. Permasalahan kemiskinan suatu wilayah dapat ditinjau melalui angka Indeks Kedalaman Kemiskinan, yaitu ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui keterkaitan antara Pengeluaran Per Kapita Riil yang Disesuaikan, Usia Harapan Hidup, Produk Domestik Regional Bruto, dan Persentase Penduduk Miskin terhadap Indeks Kedalaman Kemiskinan di wilayah perkotaan Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan berupa data panel dengan rentang waktu 2012-2021 dengan jumlah data yang diteliti sebanyak 90 yang terdiri dari 9 wilayah perkotaan di Provinsi Jawa Timur. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif regresi data panel dengan estimasi model terbaik yaitu Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel Pengeluaran Per Kapita Riil yang Disesuaikan dan Persentase Penduduk Miskin berpengaruh signifikan terhadap Indeks Kedalaman Kemiskinan.

The establishment of regencies and/or cities in Indonesia at this time has the intention of alleviating various problems that occur in accordance with regional conditions, such as the problem of poverty. Problem of poverty in a region can be viewed through the Poverty Depth Index, which is a measure of the average expenditure gap of each poor population against the poverty line. The purpose of this study was to determine the relationship between Adjusted Real Per Capita Expenditure, Life Expectancy, Gross Regional Domestic Product, and Percentage of Poor Population to the Depth of Poverty Index in urban areas of East Java Province. The data used in the form of panel data with a time span of 2012-2021 with the amount of data studied as many as 90 consisting of 9 urban areas in East Java Province. The analytical method used in this research is a panel data regression quantitative descriptive analysis method with the best estimation model, namely the Common Effect Model (CEM). The results of the study show that adjusted real per capita expenditure and Percentage of Poor Population have a significant effect on the Poverty Depth Index.

Kata Kunci : Indeks Kedalaman Kemiskinan, Pengeluaran Per Kapita Riil yang Disesuaikan, Usia Harapan Hidup, PDRB, Jawa Timur

  1. D4-2022-431520-abstract.pdf  
  2. D4-2022-431520-bibliography.pdf  
  3. D4-2022-431520-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2022-431520-title.pdf