Analisis Spasial dan Daya Layan Puskesmas di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta
LUTHFI ANINDITA, Mohammad Isnaini Sadali, S.Si., M.Sc.
2022 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPuskesmas merupakan salah satu fasilitas kesehatan primer yang memberikan pelayanan terdekat kepada masyarakat. Sama seperti fasilitas kesehatan tingkat pertama lainnya, Puskesmas harus memiliki kelengkapan fasilitas yang baik untuk dapat melayani masyarakat di sekitarnya. Selain itu, puskesmas juga harus memiliki akses yang mudah untuk dapat dijangkau oleh masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi fasilitas puskesmas, daya layan dan keterjangkauan puskesmas kepada masyarakat, dan arahan pengembangan puskesmas yang didukung dengan studi literatur dari Dinas Kesehatan Kulon Progo dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan dengan menggunakan analisis GIS sederhana. Teknik pertama adalah pembuatan peta sebaran dan buffer jangkauan pelayanan yang dilakukan overlay dengan area permukiman. Teknik kedua adalah pembandingkan nilai daya layan dari jumlah tenaga kesehatan terhadap jumlah rata-rata pasien harian yang berkunjung ke puskesmas serta mencari nilai dari tiap variabel dalam indikator keterjangkauan. Teknik ketiga adalah melakukan crosstab untuk memberikan masukan pengambangan fasilitas kesehatan yang sebelumnya dilakukan studi literatur kebijakan dari dinas terkait tentang strategi pengambangan fasilitas kesehatan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah sebaran fasilitas puskesmas sudah terdistribusi secara merata namun beberapa puskesmas masih belum mampu mencakup keseluruhan wilayah. Daya layan di sebagian besar puskesmas mengalami kenaikan nilai di tahun 2020 karena adanya Pandemi Covid-19. Untuk keterjangkauan, masih banyak puskesmas yang memiliki nilai rendah karena berada cukup jauh dari pusat kecamatan dan memiliki akses jalan yang kurang baik. Beberapa saran pengembangan puskesmas dapat dilakukan seperti melakukan integrasi antar fasilitas kesehatan primer lainnya dan melakukan penambahan jumlah tenaga kesehatan di setiap puskesmas.
Puskesmas is one of the primary health facilities that provide the closest service to the community. Just like other primary health facilities, Puskesmas must have good facilities to serve the surrounding community. In addition, puskesmas which are the spearhead of health services in Indonesia must also have easy access to be reached by the surrounding community. This study aims to determine the distribution of puskesmas facilities, function of availability and accessibility of puskesmas to the community, and directions for developing puskesmas which are supported by policies from the Kulon Progo Health Office and the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. The method used in this research is descriptive quantitative and by using simple GIS analysis. The first technique is the creation of distribution maps and service coverage buffers that are overlaid with residential areas. The second technique is to compare the function of availability of health workers to the average number of daily patients who visit the puskesmas and look for the value of each variable in the accessibility indicator. The third technique is to do a crosstab which generates a typology of function of availability and accessibility to determine the development strategic of health facilities which was previously carried out by a policy documents from the relevant agencies on the strategy of developing health facilities. The results obtained from this study are that the distribution of puskesmas facilities has been evenly distributed, but some puskesmas have not been able to cover the entire area. The value of function of availability in most puskesmas has increasing in 2020 due to the Covid-19 pandemic caused by a decrease in the number of visitsor and the adjustment of health workers in several puskesmas. For accessibility, there are still many puskesmas that have low scores because they are quite far from the sub-district center and have poor road access. Some suggestions for developing puskesmas can be done, such as integrating other primary health facilities and increasing the number of health workers in each puskesmas
Kata Kunci : Puskesmas,Distribusi,Daya Layan,Keterjangkauan,Kabupaten Kulon Progo