Laporkan Masalah

ANALISIS KESESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP KERENTANAN TANAH MENGGUNAKAN PARAMETER INDEKS KERENTANAN SEISMIK DI KECAMATAN BANYUSARI, KABUPATEN KARAWANG

GERHANA RIETA D.B.A., Dr. Eddy Hartantyo, M.Si

2022 | Skripsi | S1 GEOFISIKA

Lokasi penelitian, yaitu Kecamatan Banyusari didominasi oleh lahan persawahan. Alih fungsi lahan dilakukan demi merespon pertambahan penduduk tiap tahunnya. Tak hanya pemukiman, infrastruktur kepentingan lain juga perlahan akan bertambah. Penelitian ini ditujukan untuk memetakan indeks kerentanan seismik guna mengetahui daerah dengan kerentanan tanah tinggi terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh gempa bumi di Kecamatan Banyusari serta memberikan rekomendasi zona aman untuk dilakukan pembangunan infrastruktur. Penelitian dilakukan menggunakan seismometer Guralp 40TDE sebanyak 39 titik di Kecamatan Banyusari. Data hasil pengukuran diolah menggunakan metode HVSR (Horizontal to Vertical Spectral Ratio) melalui perangkat lunak Geopsy. Dari pengolahan diperoleh nilai frekuensi dominan antara 1 Hz hingga 2,8 Hz, amplifikasi pada rentang 2,3 hingga 6,5 dan indeks kerentanan seismik sebesar 2,1 hingga 30. Daerah dengan kerentanan tanah tinggi berada di bagian barat Kecamatan Banyusari. Sehingga, rekomendasi zona aman untuk pembangunan berkelanjutan berada di bagian selatan hingga utara Kecamatan Banyusari.

The research location, namely Banyusari District is dominated by rice fields. Land conversion is carried out in response to population growth every year. Not only settlements, but other infrastructure interests will also slowly increase. This study aims to map the seismic vulnerability index to determine areas with high soil vulnerability to damage caused by earthquakes in Banyusari District and provide recommendations for safe zones for infrastructure development. The study was conducted using a Guralp 40TDE seismometer with 39 points in Banyusari District. The measurement data were processed using the HVSR (Horizontal to Vertical Spectral Ratio) method through the Geopsy software. From the processing, the dominant frequency values are between 1 Hz to 2.8 Hz, amplification in the range of 2.3 to 6.5, and seismic vulnerability index of 2.1 to 30. Areas with high soil vulnerability are in the western part of Banyusari District. Thus, the recommendation for safe zones for sustainable development is in the southern to the northern part of Banyusari District.

Kata Kunci : mikroseismik, HVSR, alih fungsi lahan, kerentanan tanah, indeks kerentanan seismik

  1. S1-2022-424165-abstract.pdf  
  2. S1-2022-424165-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-424165-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-424165-title.pdf