Laporkan Masalah

PENGARUH VARIASI WAKTU PEMURNIAN DENGAN KOMBINASI ADSORBEN KARBON AKTIF SEKAM PADI DAN ZEOLIT AKTIF TERHADAP KUALITAS BIOGAS

TIMOTHY RHEMA, Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.

2022 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Biogas menjadi salah satu energi alternatif yang diklaim berkontribusi dalam mitigasi gas rumah kaca. Teknologi yang ditingkatkan untuk mendapatkan biogas berkualitas baik telah dikembangkan selama bertahun-tahun seperti pemurnian biogas. Menerapkan sumber terbarukan berbasis biogas dapat menggantikan bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi arang aktif dari sekam padi dan zeolit aktif dengan variasi waktu dalam meningkatkan efisiensi biogas yang dihasilkan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kandungan metane, nilai kalor lapangan, nilai kalor teoritis dan efisiensi pembakaran biogas. Tiga perlakuan variasi waktu pemurnian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 10 menit, 20 menit, dan 30 menit. Analisis statistik yang digunakan yaitu analisis pola searah (ANOVA), jika hasil yang didapatkan signifikan akan dilanjutkan ke uji DMRT. Hasil penelitian dari nilai efisiensi menunjukkan bahwa perlakuan waktu 10 menit sebesar 10,65 simpangan baku 3,02 %, perlakuan waktu 20 menit sebesar 6,44 simpangan baku 1,01 %, dan perlakuan waktu 30 menit sebesar 13,04 simpangan baku 1,50 %. Nilai efisiensi biogas tertinggi terdapat pada perlakuan waktu 30 menit sebesar 13,04 simpangan baku 1,50 %. Perlakuan waktu pada permurnian biogas menggunakan arang aktif sekam padi dan zeolit aktif dapat disimpulkan semakin lama waktu permurnian pada bahan adsorben tersebut dapat meningkatkan efisiensi pembakaran biogas.

Biogas is one of the alternative energies that is claimed to contribute to the mitigation of greenhouse gases. Improved technologies to obtain good quality biogas have been developed over the years, such as biogas purification. Applying renewable sources based on biogas can replace fossil fuels. This study aims to determine the effect of the combination of activated charcoal from rice husks and active zeolite with time variations on improving the efficiency of the biogas produced. The parameters observed in this study were methane content, field calorific value, theoretical heating value, and biogas combustion efficiency. Three treatment variations of purification time used in this study were 10 minutes, 20 minutes, and 30 minutes. Statistical analysis used is unidirectional pattern analysis (ANOVA). If the results obtained are significant, it will be continued to the DMRT test. The results of the study of the efficiency value showed that the treatment time of 10 minutes was 10.65 standard deviation 3.02%, the treatment time of 20 minutes was 6.44 standard deviation 1.01%, and the treatment time of 30 minutes was 13.04 standard deviation 1.50%. The highest biogas efficiency value was found in the 30 minutes treatment time of 13.04 standard deviation 1.50%. From the time treatment for biogas purification using rice husk activated charcoal and active zeolite, it can be concluded that the longer the purification time on the adsorbent material, the better biogas combustion efficiency.

Kata Kunci : Biogas, Absorpsi , Metane, Arang aktif, Zeolit

  1. S1-2022-430705-abstract.pdf  
  2. S1-2022-430705-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-430705-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-430705-title.pdf