Laporkan Masalah

Studi tentang efektivitas kepemimpinan Camat wanita di Kecamatan Pontianak Timur Provinsi Kalimantan Barat

KURNIAWAN, Tardi, Drs. Josef Riwu Kaho, MPA

2003 | Tesis | S2 Ilmu Politik, (Politik Lokal dan Otonomi Daerah

Penelitian ini mengkaji tentang efektivitas kepemimpinan Camat wanita di Kecamatan Pontianak Timur, Provinsi Kalimantan Barat. Sesungguhnya merupakan sebuah tantangan bagi Camat wanita yang ditunjuk untuk dapat mencapai kepemimpinan yang efektif di dalam birokrasi, mengingat kedudukan Camat selama ini lebih identik dengan kaum laki-laki. Tantangan semakin kompleks mengingat Kecamatan Pontianak Timur memiliki latar belakang budaya patriarkhi yang berakar dari kepemimpinan dalam keluarga serta dari jaman pemerintahan.Kesultanan Pontianak, kemudian berimbas pada kepemimpinan formal hingga sekarang. Penelitian ini bersifat kualitatif dan mengunakan metode analisa deskriptif. Dengan metode tersebut, digunakan dua cara pengambilan data, yaitu berupa wawancara serta studi kepustakaan. Setelah data diperoleh, dilakukan analisa data bersifat kualitatif, dengan melalui tahapan berupa pemilahan data, penyajian data dan terakhir berupa penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tugas-tugas sebagai Camat telah dilaksanakan oleh Camat wanita. Di sisi lain, budaya patriarkhi tidak mempengaruhi perilaku pegawai dalam birokrasi di tingkat Kecamatan karena akar budaya patriarkhi dalam birokrasi khususnya di tingkat Kecamatan tidak sekuat seperti pada kepemimpinan di dalam sektor domestik dan kepemimpinan informal di masyarakat. Adapun faktor kesetaraan gender ternyata mempengaruhi efektivitas kepemimpinan Camat wanita sebab kesempatan yang diberikan Walikota serta penerimaan para pegawai terhadap Camat wanita dapat dilihat sebagai sebuah langkah awal terwujudnya kesetaraan dan kemitrasejajaran dalam lingkungan birokrasi di tingkat lokal. Oleh karena itu tidak ditemui adanya bentuk-bentuk diskriminasi. Sedangkan letak Kecamatan Pontianak Timur yang berada di daerah delta, ternyata dapat mempengaruhi pelaksanaan tugas dan fungsi Camat wanita khususnya dari sisi kelancaran transportasi darat serta dari sisi penyediaan rumah dinas. Masih berkaitan dengan efektivitas kepemimpinan, maka Camat wanita harus lebih mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugasnya. Media massa dan elektronik, terutama di tingkat lokal perlu mernberikan porsi pemberitaan bertemakan gender yang lebih besar guna menumbuhkan kesadaran gender dikalangan Pegawai Negeri Sipil. Disamping itu, perlu penyediaan rumah dinas bagi Camat serta merealisasikan wacana pembangunan jembatan Sungai Kapuas II untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi pada anus lalu lintas dari dan ke Kecamatan Pontianak Timur.

This study is aimed to elaborate the effectivity of subdistrict woman head leadership in the subdistrict of Pontianak Timur, West Kalimantan. Indeed, it is chellange for subdistrict woman head to creat effectivity of leaderhip ini bureaucracy considering subdistrict head position always is in the hand of man. Besides that, the subdistrict of Pontianak Timur has a pathriarchal culture background, which its roots could find in family and be traced from government of Kesultanan Pontianak and influenced to the model of formal leadership right now. This study uses qualitative analysis method. This method uses descriptive method to collect data that aimed to describe the objective condition in field. The data was collected by interviews and library and document reseaches. Then the data was analyzed qualitatively with some steps like classification of data, presentation of data, and finally making conclusion. This research indicates that the subdistrict woman head did the subdistrict task as subdistrict head genarally. In the other side, patriarchal culture did not influence the attitude of bureaucracy officers in subdistrict of Pontianak Timur Pontianak Timur because they can differentiate between formal and informal leadership. Besides that, the officer can understand that subdistrict head is the structural position so that it is impossible for man to be in this position. The factor of gender equality proved influence the effectivity of subdistrict woman head leadership. This can be seen from the opportunity given by the mayor to the officer include the woman to be in the sudistric head position is a first step of realization of gender equality in local bureaucracy.In doing so there is not discrimination in relationship among them. But the location of Pontianak Timur in delta area influence significantly the implementation of task and function of subdistrict woman head especially concerned with land transportation and supply of government housing. In relation to the effectivity of leadership, subdistrict woman head must maximazise the implementation of his task. Mass and electronic media specially in local area has a important role in making news concernd with gender in bureaucracy environment. Besides that, it is important to make available government housing for subdistrict woman head and to establish Kapuas II river bridge for over coming the crowded of traffict light from and to subdistrict of Pontianak Timur.

Kata Kunci : Efektivitas, Kepemimpinan, Camat, Wanita, Effectivity, Leadership, Subdistrict head, Woman

  1. S2-2002-TardiKurniawan-abstract.pdf  
  2. S2-2002-TardiKurniawan-bibliography.pdf  
  3. S2-2002-TardiKurniawan-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2002-TardiKurniawan-title.pdf