Stigma Perawat Terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di RSUD Tidar Kota Magelang
AHMAD MUSLIMIN, Dr. Dra. Retna Siwi Padmawati, M.A dan Widyawati, S.Kp., M.Kes., Ph.D
2022 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATLatar belakang: Stigma pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) menjadi masalah yang serius yang harus dicegah. Stigma muncul karena adanya anggapan negatif. Stigma yang dialami berdampak pada pengucilan oleh keluarga, teman-teman, dan lingkungan disekitar, bahkan ada yang mengalaminya dalam lingkungan kesehatan. Stigma di lingkungan kesehatan salah satunya adalah oleh perawat. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tentang stigma perawat terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di RSUD Tidar Kota Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian payung dengan Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan FK-KMK UGM yang berjudul �Efektivitas Modul Pelatihan Tenaga Kesehatan yang Inklusif: Kasus HIV/AIDS untuk Mengurangi Stigma pada Perawat di RSUD Tidar Kota Magelang�. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan case study yang dilakukan di RSUD Tidar Kota Magelang. Pemilihan partisipan dengan menggunakan purposive sampling yang ditentukan dengan menggunakan pre-test pengetahuan HIV-KQ-18 versi indonesia yang ditentukan berdasarkan skor tertinggi dan skor terendah. Jumlah partisipan sebanyak 12 orang yaitu 6 perawat, 2 pasien ODHA, 2 kepala ruang, 1 komite PPI, dan 1 kepala bidang keperawatan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi pada bulan Juni-Agustus 2022. Hasil: Hasil pre-test tingkat pengetahuan perawat menggunakan HIV-KQ-18 didapatkan 3 perawat dengan skor tinggi dan 3 perawat dengan skor rendah. Stigma perawat terjadi karena merasa ketakutan dan kekhawatiran saat melakukan tindakan pada pasien ODHA yang disebabkan oleh pemahaman penularan dan pencegahan HIV yang kurang. Perawat dalam menjalankan peran dan fungsinya lebih banyak pada peran caregiver yaitu perawat membantu memenuhi kebutuhan pasien dalam keseharianya. Selain itu perawat juga menunjukkan sikap empati terhadap pasien ODHA. Dalam hal ini perawat menunjukkan pengalamanya yang positif saat melakukan tindakan terhadap pasien ODHA seperti walau ada rasa takut perawat tetap melaksanakan kewajibanya sebagai perawat dengan hati-hati dan menerapkan penggunaan APD yang standar. Kesimpulan: Stigma yang terjadi pada perawat terhadap pasien ODHA terjadi karena pengetahuan perawat pada penularan dan pencegahan HIV/AIDS yang kurang. Program pelatihan HIV/AIDS sebaiknya dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS. Kata kunci: stigma, perawat, ODHA, HIV/AIDS
Background: Stigma in people with HIV/AIDS (PLWHA) is a problem that must be faced. Stigma arises because of negative assumptions. Stigma can have an impact on exclusion by family, friends, and the environment arround them. Some even experience in the health environment. One of the stigmas in the health environment is by nurses. The purpose of the study was to find out the description of nurses' stigma towards people with HIV/AIDS (PLWHA) in RSUD Tidar, Magelang City. This research is a collaboration with Center of Health Behavior and Promotion of FK-KMK UGM entitled "Effectiveness of Inclusive Health Worker Training Module: HIV/AIDS Cases to Reduce Stigma in Nurses in RSUD Tidar, Magelang City". Methods: This research was a qualitative research with a case study approach conducted at RSUD Tidar, Magelang City. Partisipan were selected using purposive samplingand determined using the Indonesian version of the HIV-KQ-18 knowledge pre-test which was determined based on the highest score and the lowest score. The number of participants was 12 people, consisting of 6 nurses, 2 PLWHA patients, 2 heads of rooms, 1 PPI committee, and 1 head of nursing. Data was collected by interview and observation in June-August 2022. Results: The results of the pre-test of nurses� on knowledge of using HIV-KQ-18 obtained 3 nurses with high scores and 3 nurses with low scores. Nurse stigma occurs because they feel afraid and when they take action on PLWHA patients due to a lack of understanding of HIV transmission and prevention. Nurses in carrying out their roles and functions were more in the role of caregivers, nurses helping meet the needs of patients in their daily lives. In addition, nurses also showed empathy towards PLWHA patientts. In this case the nurse showed positive experiences when taking actions against PLWHA patients, such as even though there was fear the nurse continued to carry out her duties as a nurse carefully and applies the use of standard. Conclusion: Stigma in nurses against PLWHA patients accoured because nurses� knowledge of HIV/AIDS transmission and prevention is lacking. The HIV/AIDS programs be carried aout to increase knowledge about HIV/AIDS. Keyword: stigma, nurses, PLWHA, HIV/AIDS
Kata Kunci : Kata kunci: stigma, perawat, ODHA, HIV/AIDS