Laporkan Masalah

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RAWAT INAP BERULANG PASIEN JKN DI FASILITAS KESEHATAN RUJUKAN TINGKAT LANJUT KANTOR CABANG SEMARANG TAHUN 2021

ANISA HIDAYAH, Dr. Diah Ayu Puspandari Apt., M.Kes., MBA ; Dr. drg. Julita Hendrartini, M.Kes., AAK

2022 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang : Akses pelayanan rawat inap pada peserta JKN semakin meningkat diiringi dengan rawat inap yang berulang pada pasien yang sama. Rawat inap berulang menjadi salah satu potensi fraud pada fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Rawat inap berulang menjadi salah satu indikator kinerja pembayaran global budget. Rawat inap berulang tidak direncanakan merupakan kejadian yang dicegah. Jarak terjadinya rawat inap berulang dipengaruhi oleh faktor pasien, faktor klinis pasien dan faktor kebijakan. Tujuan : Untuk menganalisis pengaruh tingkat keparahan penyakit, LOS dan status pulang pasien pada interval kejadian rawat inap berulang pasien JKN di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut di BPJS Kesehatan Cabang Semarang tahun 2021. Metode : Penelitian kuantitatif cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien rawat inap kembali dalam kurun waktu <=30 hari. Pasien yang dipulangkan dengan kondisi dirujuk, dan pasien dengan kondisi transplantasi, persalinan, fisioterapi, dan penyakit kronis dieksklusikan pada penelitian ini. Analisis univariate dan bivariate menggunakan aplikasi STATA Hasil : Distribusi karakteristik pasien rawat inap berulang paling banyak antara lain usia 12-25 tahun (62,34%), perempuan (54,88%) dan pada FKRTL tipe C (39,26%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat keparahan penyakit dan LOS terhadap interval rawat inap berulang. Pasien dengan keparahan penyakit tingkat berat lebih beresiko ranap berulang <12 hari (OR=1,23) dibandingkan tingkat ringan. Pasien LOS >=4 hari meningkatkan risiko rawat inap berulang <12 hari (OR=1,33). Tidak ada hubungan yang signifikan antara status pulang pasien terhadap interval rawat inap berulang. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat keparahan penyakit dan LOS terhadap interval rawat inap berulang.

Background: Access to inpatient services for National Health Insurance (Jaminan Kesehatan Nasional or JKN) participants is increasing, along with the rise in repeated hospitalizations for the same patient. Repeated hospitalization may lead to potential frauds in health facilities which partner the Social Security Administrative Body for Health Sector (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan or BPJSK). Readmission is one of the performance indicators of global budget payments. Unplanned readmission is a preventable event and its interval is influenced by several factors including the patients, the patient's clinical condition, and the policy. Objective: to analyze the effect of disease severity, Length of Stay (LOS) and patient discharge status on the repeated hospitalization interval among JKN patients at Advanced Referral Health Facilities at BPJSK Semarang Branch Office in 2021. Methods: This research was a quantitative study with a cross-sectional design involving hospitalized patients returning for hospitalization within 30 days. Patients who were discharged with referral and those with transplantation, delivery, physiotherapy, and chronic diseases were excluded. Univariate and bivariate analyzes were then performed using the STATA software. Results: The majority of repeated hospitalized patients were aged 12-25 years (69.47%), women (53.88%), and found in type C FKRTL (32.85%). There was an association between severity illness and LOS with the repeated hospitalization interval. Heavy severity illness was found to show a higher risk of repeated hospitalization <12 days (OR=1.23). Patients with LOS >= 4 days increased the risk of repeated hospitalization < 12 days (OR = 1.33). There was no association between discharge status with interval readmission.

Kata Kunci : interval rawat inap berulang, tingkat keparahan, LOS, status pulang

  1. S2-2022-466040-abstract.pdf  
  2. S2-2022-466040-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-466040-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-466040-title.pdf