Laporkan Masalah

Penerapan Lean Manufacturing untuk Mengidentifikasi Waste pada Produksi Batik Tulis dengan Analisis Seven Waste

FARAH AMIRAH HUTAMI, Ir. Andi Sudiarso, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPM.; Ir. Muhammad Kusumawan, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng.

2022 | Tesis | MAGISTER TEKNIK SISTEM

Batik banyak dikembangkan karena secara historis masyarakat di daerah Kabupaten Bantul memiliki keahlian untuk mengolah bahan mentah kain menjadi barang setengah jadi berupa kain batik, baik itu batik tulis maupun batik cap. Dalam proses batik tulis juga terdapat aktivitas yang tidak bernilai tambah yang disebut dengan non value added atau waste yang dapat menghambat aliran nilai sehingga menyebabkan tidak tercapainya efisiensi waktu produksi. Identifikasi pada Environmental Waste juga perlu dilakukan untuk dapat menjadi industri yang ramah terhadap lingkungan. Sehingga diperlukan penelitian yang dapat menggabungkan keduanya. Metode penelitian dalam analisa pada penelitian ini menggunakan Lean Manufacturing dengan pemetaan Value Stream Mapping (VSM), PAM, Current State Mapping, Analitycal Hierarchy Process, Fish Bone, serta Simple Additive Weighting (SAW). Hasil yang diperoleh ada kegiatan waste yang terjadi pada cara pembuatan batik cap pada Batik Tulis ialah waste defect serta waste motion. Setelah dilakukan improve proses batik tulis pada Batik Tulis dengan menggunakan lean manufacturing maka diketahui dengan meminimalisir pemborosan pada waste defect dapat berpengaruh pada kualitas produk yang dihasilkan. Setelah dilakukan perengkingan menggunakan SAW maka didapatkan alternatif solusi pada defect yaitu menggunakan malam sesuai dengan kebutuhan di tiap prosesnya, melakukan penjadwalan rutin dan menggunakan kompor listrik, sedangkan untuk alternatif solusi pada motion yaitu menjaga kondisi malam agar tetap bersih baik saat di gudang penyimpanan maupun saat digunakan dan melakukan perawatan dengan rutin mencuci canting menggunakan soda abu.

Batik mostly developed since people in Bantul region, historically have skills to cultivate rare material of fabric turn to half finished material of batik fabric, either written batik or stamp batik. In written batik's processing there is also activity called non value added or waste which can hinder flow's value that effect the time efficiency of production become unefficient. Enviromental Waste is also need to do to make the eco friendly industry and need to do research to combine them. This research method analysis is using Lean Manufacturing with Value System Mapping (VSM), PAM, Current State Mapping, Analytical Hierarchy Process, Fish Bone, and Simple Additive Weighting (SAW). Result that obtained in Waste activity in stamp and written batik process is Waste Defect and Waste Motion. After improvement in written batik process using Lean Manufacturing is known that minimize the waste in Waste Defect can affect the production quality. After the rank process with Simple Additive Weighting (SAW) is done, will obtaining the alternative solution in defect with using "malam" that fit with the requirement in every process, do scheduling and using the electric stove. As for the solution in motion is keep the "malam" condition in order to keep the cleanliness of "malam" itself in storage and when using it, and also do the treatment by routinely washing the canting using soda carbonate.

Kata Kunci : Batik Tulis, Lean Manufacturing, Waste, SAW

  1. S2-2022-452091-abstract.pdf  
  2. S2-2022-452091-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-452091-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-452091-title.pdf