Pengaruh Agama Terhadap Keyakinan Tentang Kerja Keras Sebagai Penentu Kesuksesan: Apakah Muslim Berbeda?
DWI NUGROHO, Dr. Akhmad Akbar Susamto, M.Phil., Ph.D.; Dr. Duddy Roesmara Donna, M.Si
2022 | Tesis | MAGISTER AGAMA DAN LINTAS BUDAYAPublik tidak jarang melihat agama sebagai dimensi yang dapat menghambat kinerja seseorang dengan harus melakukan ritual-ritual keagamaan. Namun di sisi lain, Agama menjadi salah satu dimensi penting yang tidak dapat dikesampingkan pengaruhnya dalam menentukan kesuksesan. Artikel ini bertujuan menganalisa pengaruh agama terhadap keyakinan seorang Muslim dan non-Muslim terkait kerja keras sebagai penentu kesuksesan dan apakah Muslim berbeda dari non-Muslim. Data-data yang dianalisa dengan menggunakan aplikasi Stata 16 dalam penelitian ini berasal dari data survey World Value Survey wave 6 dan 7. Analisa ini menggunakan metode regresi ordinal logistik dengan jumlah sampel mencapai 100.900 responden, baik dari Muslim, Non-Muslim dan Atheist. Penelitian ini memperlihatkan bahwa Agama Islam secara statistik memiliki pengaruh positif terhadap keyakinan kerja keras sebagai penentu kesuksesan. Berbading terbalik dengan non-Muslim yang secara global memiliki pengaruh negatif. Hasil ini menunjukkan bahwa pengaruh Agama Islam berbeda dengan agama-agama selain Islam yang mana orang-orang Muslim memepercayai bahwa kerja keras menjadi satu indikator penentu kesuksesan. Penelitian ini juga menemukan bahwa secara statistik orang-orang Atheist meyakini bahwa kerja keras sebagai upaya untuk sukses dan berbanding terbalik dengan Muslim religious yang tidak meyakininya sebagai penentu kesuksesan.
The public often sees religion as a dimension that can hinder one's performance by having to perform religious rituals. But on the other hand, religion is an important dimension that cannot be ruled out in determining success. This article aims to analyze the influence of religion on the beliefs of a Muslim and non-Muslim regarding hard work as a determinant of success and whether Muslims are different from non-Muslims. The data analyzed using the Stata 16 application in this study came from survey data from the World Value Survey wave 6 and 7. This analysis used the logistic ordinal regression method with a total sample of 100,900 respondents, both from Muslims, Non-Muslims and Atheists. This study shows that Islam statistically has a positive influence on the belief that hard work is a determinant of success. In contrast to non-Muslims who globally have a negative influence. These results show that the influence of Islam is different from others, where Muslims believe that hard work is a determining indicator of success. This study also found that statistically Atheists believe that hard work is an effort to succeed and in contrast to religious Muslims who do not believe it is a determinant of success.
Kata Kunci : Religion, Hard Work, Success, Muslim, Non-Muslim