Laporkan Masalah

Analisis Potensi Sumber Daya Kehutanan Dan Bahari Sebagai Basis Pengembangan Ekowisata Di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang Kabupaten Belitung

ARIEF PRADHANA, Prof. Dr.-Phil. Janianton Damanik, M.Si. ; Prof. Dr. Ir. Chafid Fandeli, MS.

2022 | Tesis | Magister Kajian Pariwisata

Analisis mengenai potensi sumber daya alam untuk ekowisata sudah banyak dilakukan. Akan tetapi, analisis pada sumber daya alam yang belum dijadikan sebagai atraksi dan dibangun bukan sebagai basis ekowisata belum dideskripsikan secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber daya kehutanan dan bahari sebagai basis ekowisata dan mengetahui strategi yang tepat untuk pengembangan ekowisata di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang Kabupaten Belitung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif dan sumber data ialah primer dan sekunder. Pengumpulan data primer melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis potensi dilakukan untuk mengetahui deskripsi potensi dan nilai kelayakan wilayah tersebut menggunakan Pedoman Analisis Daerah Operasi Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (AD0-ODTWA) dan untuk menentukan strateginya, kemudian dilanjutkan dengan metode analisis SWOT. Dari analisis potensi kehutanan dan bahari ditemukan berbagai macam potensi nonhayati dan hayati, seperti adanya 19 jenis flora dan 18 fauna yang hidup didalam kawasan dan kekayaan potensi nonhayati berupa batu granit. Sedangkan indeks kelayakan potensi kehutanan ialah sedang dan untuk potensi bahari mempunyai indeks kelayakan yang tinggi. Pengembangan objek dan daya tarik ekowisata dapat diimplementasikan dengan membuat atraksi ekowisata dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada secara kreatif dan berbeda dengan objek disekitarnya dengan mengutamakan zonasi dan tetap mengedepankan konservasi.

Numerous analyses of the potential of natural resources for ecotourism have been conducted, but in-depth analyses of natural resources that have not been employed as attractions or as a foundation for ecotourism have not been conducted. The purpose of this research is to assess the viability of forest and marine resources as a foundation for ecotourism and to determine the optimal approach for their development in The Special Economic Zone of Tanjung Kelayang. The approach used is qualitative and descriptive, supported by quantitative data, and the data sources are both primary and secondary. The collection of primary data through interviews, documentation, and observation. The potential research was implemented using the Guidelines for Analysis of Operational Areas for Natural Tourism Objects and Attractions (AD0-ODTWA), followed by a SWOT analysis. The analysis of forestry and marine potentials revealed both biological and non-biological resources, such as the abundance of granite and the existence of 19 different species of flora and 18 different species of fauna native to the region. Even if the feasibility index for marine potential is high and moderate for forestry potential, the feasibility index is highest for marine potential. Zoning and emphasizing conservation may be used to execute the development of ecotourism items and attractions by constructing ecotourism attractions that make use of existing natural resources in novel and distinctive ways.

Kata Kunci : potensi, pengembangan, sumber daya alam, kehutanan, bahari, ekowisata, tanjung kelayang.

  1. S2-2022-450023-abstract.pdf  
  2. S2-2022-450023-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-450023-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-450023-title.pdf