Laporkan Masalah

PENGALAMAN MAHASISWA DAN DOSEN PEMBIMBING KLINIK TERHADAP PELAKSANAAN CLINICAL SKILL TRAINING PADA PROGRAM STUDI PROFESI DOKTER

WINDY NURUL AISYAH, dr. Rachmadya Nur Hidayah, M.Sc., Ph.D. ; dr. Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed., Ph.D

2022 | Tesis | MAGISTER ILMU PENDIDIKAN KEDOKTERAN DAN KESEHATAN

Latar Belakang: Pandemi global COVID-19 berdampak besar pada penyelenggaraan pendidikan klinis. Mahasiswa kedokteran dan dosen pembimbing klinis harus melakukan berbagai adaptasi yang dapat menjadi tantangan utamanya pada masa transisi pre klinik ke tempat klinik. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan Clinical Skill Training (CST) di era pandemi COVID-19 dengan menggunakan perspektif mahasiswa kedokteran dan dosen pembimbing klinis. Metode: Penelitian kualitatif dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Wawancara informan dilanjutkan sampai tercapai saturasi data, setelah itu digunakan pendekatan analisis tematik. Hasil: Mahasiswa kedokteran dan dosen pembimbing klinis menyatakan bahwa CST adalah metode pembelajaran transisi dan recall yang baik, memfasilitasi peer-learning, meningkatkan kepercayaan diri, memiliki pembelajaran terfokus, dan mengaktifkan penalaran klinis. Beberapa faktor pendukung CST diantaranya adalah partisipasi aktif mahasiswa dan pengetahuan mahasiswa sebelumnya, kesempatan belajar, peran supervisor, dan umpan balik supervisor. Beberapa tantangan diidentifikasi, termasuk ketidakhadiran supervisor, kurangnya fasilitas, waktu intervensi yang singkat, alat evaluasi yang tidak lengkap, dan kurangnya variasi kasus klinis. Kesimpulan: Berdasarkan pengalaman mahasiswa kedokteran dan supervisor klinis, dapat ditentukan bahwa ada beberapa faktor dan tantangan dalam penerapan CST. Studi ini dapat digunakan sebagai umpan balik untuk program CST, dan studi lebih lanjut disarankan untuk menggeneralisasi temuan secara nasional. Kata kunci: clinical skill training, dosen pembimbing klinis, mahasiswa kedokteran, pandemi COVID-19.

Background: The global pandemic known as COVID-19 has a profound impact on the implementation of clinical education. Medical students and clinical supervisors must make various adaptations that can be challenging during clinical transition. Aims: The purpose of this study is to examine how Clinical Skill Training (CST) has been implemented in the COVID-19 pandemic era using the perspectives of medical students and clinical supervisors. Methods: Qualitative research was performed using purposive sampling. Informant interviews continued until data saturation was reached, after which a thematic analysis approach was used to do the analysis. Results: Students and supervisors stated that CST is a good transition and recall course, facilitates peer learning, promotes self-confidence, incorporates focused learning, and activates clinical reasoning. Several reinforcing factors identified, including student active participation and prior knowledge, learning opportunity, supervisor role, and supervisor feedback. Several challenges identified, including supervisor absence, lack of facilities, short intervention time, incomplete evaluation tools, and lack of clinical case variety. Conclusion: Based on the experiences of medical students and clinical supervisors, it can be determined that there are a number of factors and challenges in the implementation of CST. This study should be used as a feedback for the CST program, and further study is suggested to generalize the findings nationwide. Keywords: clinical skill training, clinical supervisors, medical students, COVID-19 pandemic

Kata Kunci : clinical skill training, dosen pembimbing klinis, mahasiswa kedokteran, pandemi COVID-19

  1. S2-2022-466258-abstract.pdf  
  2. S2-2022-466258-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-466258-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-466258-title.pdf