Hubungan Tingkat Pengetahuan Maloklusi terhadap Motivasi Perawatan Ortodonti antara Mahasiswa Program Studi Higiene Gigi FKG UGM dan Mahasiswa Keperawatan FKKMK UGM
SITI ROSLINA K M, Dr.drg.Dyah Karunia, Sp.Ort.(K); Dr.drg.Niswati Fathmah Rosyida, M.D.Sc
2022 | Skripsi | S1 HIGIENE GIGIMotivasi perawatan ortodonti adalah dorongan intrinsik dan ekstrinsik dalam diri seseorang yang menyebabkan seseorang melakukan perawatan ortodonti. Pengetahuan maloklusi adalah yang berkaitan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan maloklusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan maloklusi terhadap motivasi perawatan ortodonti antara mahasiswa program studi higiene gigi FKG UGM dan keperawatan FKKMK UGM. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah antara mahasiswa program studi higiene gigi dan keperawatan UGM dengan kriteria usia subjek 18-25 tahun, sedang menempuh pendidikan tahun 1 s.d 4 (angkatan 2018-2021), dan belum pernah menggunakan alat ortodonti (behel), yang berjumlah 96 mahasiswa. Subjek mengisi kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan maloklusi terhadap motivasi perawatan ortodonti. Tingkat pengetahuan maloklusi dinilai dengan menggunakan skala Guttman, sedangkan motivasi perawatan ortodonti dinilai dengan menggunakan skala Likert. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pearson Correlation.Penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan signifikan terhadap tingkat pengetahuan maloklusi terhadap motivasi perawatan ortodonti antara mahasiswa higiene gigi FKG UGM (p=0,976) dan keperawatan UGM (p=0,475). Kesimpulan penelitian adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan maloklusi terhadap motivasi perawatan ortodonti antara mahasiswa program studi higiene gigi FKG UGM dan keperawatan FKKMK UGM. Kata kunci: pengetahuan maloklusi, motivasi perawatan ortodonti
Orthodontic treatment motivation is an intrinsic and extrinsic drive within a person that causes a person to perform orthodontic treatment. Malocclusion knowledge is related to everything related to malocclusion. The purpose of this studywas to determine the relationship between the level of knowledge of malocclusion on orthodontic treatment motivation between students of the dental hygiene study program at FKG UGM and nursing at FKKM UGM.This type of research is observational analytic with cross sectional approach. The research subjects were students of the UGM dental hygiene and nursing study program with the criteria of subject age 18-25 years, currently studying years 1 to 4 (class of 2018-2021), and had never used orthodontic devices (braces), totaling 96 students. Subjects filled out a questionnaire to determine the level of knowledge of malocclusion on orthodontic treatment motivation. Malocclusion knowledge level was assessed using the Guttman scale, while orthodontic treatment motivation was assessed using a Likert scale. Analysis of the data used in this study is the Pearson Correlation.This study showed that there was no significant relationship to the level of knowledge of malocclusion on orthodontic treatment motivation between dental hygienist students of FKG UGM (p=0.976) and UGM nursing (p=0.475). The conclusion of the study is that there is no significant relationship between the level of knowledge of malocclusion on orthodontic treatment motivation between students of the dental hygiene study program at FKG UGM and nursing at FKKMK UGM.
Kata Kunci : knowledge of malocclusion, orthodontic treatment motivation