Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan Di Desa Wisata Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah
ITSNA NUR'AINI, Prof. Dr. M. Baiquni, M.A.
2022 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHSecara resmi Desa Wisata Samiran telah berdiri sejak tahun 2009 sehingga perlu diidentifikasi aspek pengelolaannya untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mengidentifikasi pembangunan pariwisata berkelanjutan dalam aktivitas pengelolaan Desa Wisata Samiran; 2. Mengidentifikasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan berkelanjuta Desa Wisata Samiran; 3. Mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan berkelanjutan Desa Wisata Samiran. Metode penelitian adalah pendekatan kualitatif melalui pengambilan data studi literatur, observasi, wawancara mendalam dan semiterstruktur. Informan wawancara yaitu stakeholders Desa Wisata Samiran yang ditentukan dengan metode purposive sampling yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif, melalui 3 langkah reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Desa Wisata Samiran telah mencapai pengelolaan pariwisata berkelanjutan dengan melibatkan berbagai stakeholders namun tetap menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama melalui struktur dan kerangka pengelolaan, keterlibatan pemangku kepentingan, dan pengelolaan terhadap perubahan. Pengelolaan berkelanjutan Desa Wisata Samiran masih membutuhkan dukungan terhadap aspek lingkungan akibat aktivitas wisata. Tingkat partisipasi masyarakat diidentifikasi melalui 5 tahap. Secara keseluruhan tingkat partisipasi masyarakat berada dalam kategori tinggi. Partisipasi masyarakat tinggi berada pada tahap pelaksanaan, menikmati hasil, dan pelaporan karena masyarakat terlibat penuh didalamnya, sedangkan tingkat partisipasi sedang berada pada tahap pengambilan keputusan dan evaluasi, masyarakat tetap berperan namun tidak mandiri/bekerja sama dengan stakeholders lain. Variasi tingkat tersebut dikarenakan adanya perbedaan peran masing-masing stakeholders. Faktor yang menentukan tingkat partisipasi tersebut dibedakan menjadi 2, internal dan eksternal. Faktor internal yang berpengaruh adalah jenis kelamin, kedudukan sosial, lama tinggal, dan local hero, sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh kebijakan yang dibuat oleh pemerintah, sehingga diluar kewenangan desa wisata dan tidak dapat dikendalikan
It was necessary to identify the management aspects of Samiran Tourism Village, which has been established since 2009, to realize the goal of sustainable tourism. This study aimed at: 1. Identifying sustainable tourism development in the management activities of the Samiran Tourism Village; 2. Identifying the level of community participation in the sustainable management of the Samiran Tourism Village; 3. Identifying factors that influence the level of community participation in the sustainable management of Samiran Tourism Village. This study used qualitative approach as its method by doing data collecting through literature study, observation, and in-depth and semi-structured interviews. Interview subjects included the stakeholders of Samiran Tourism Village, whose choosing were determined by purposive sampling method which was adjusted to the research objectives. Data analysis was carried out decriptively and qualitatively, through three steps of reduction, data presentation, and drawing conclusions. Samiran Tourism Village has achieved sustainable tourism management by involving various stakeholders but still placing the community as the main actor through the establishment of structure and management framework, stakeholder involvement, and management of change. The sustainable management of Samiran Tourism Village still requires support for dealing with environmental changes due to tourism activities. The level of community participation was identified through 5 stages. Generally, the level of community participation is in the high category. High community participation was at the implementing, enjoying the results, and reporting stage because the community is fully involved in it, while the medium level of participation is at the decision-making and evaluation stage--the community continued to play a role but was not independent or cooperating with other stakeholders. These varied results are due to the different roles played by each stakeholder. The factors that determined the level of participation are divided into two: internal and external. The internal factors included gender, social position, length of stay, and local heroes, while the external factors included policies made by the government which were out of the authority of the tourist village and could not be controlled
Kata Kunci : partisipasi masyarakat, pengelolaan, desa wisata berkelanjutan, Desa Samiran,community participation, management, sustainable tourism village, Samiran Village