Laporkan Masalah

Implementasi Portable Health Clinic Pada Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia: Studi Kasus

TIKA SARI DEWI, dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes, PhD

2022 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 menyebabkan gangguan pada pelayanan kesehatan karena adanya pembatasan sosial yang masif. Portable Health clinic (PHC) merupakan solusi alternatif yang dapat digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terganggu akibat covid-19. PHC merupakan layanan kesehatan online yang memungkinkan pemeriksaan kesehatan keliling berbasis masyarakat yang dilengkapi dengan perangkat medis portable dan aplikasi android yang memungkinkan telemonitoring dan telekosultasi. Sikap pengguna akhir terhadap penerimaan mempunyai peran penting untuk mendorong adopsi PHC. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi penerimaan PHC dan memberikan alternatif solusi untuk memperbaiki permasalahan penerimaan yang ditemukan dilapangan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskritif dengan rancangan kasus tunggal (embedded). Sebanyak 9 pengguna yang melakukan uji coba yang dilaksanakan di tiga puskesmas yaitu di Puskesmas Mlati 2 Kabupaten Sleman, Puskesmas Kalikotes Kabupaten Klaten, dan Puskesmas Samigaluh 2 Kabupaten Kulon Progo. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dengan menggunakan zoom. Hasil: Penelitian ini menunjukan ditemukan 7 tema yang terduru dari kendala teknis, kendala non teknis, kemudahan pengguna, persepsi positif, kegunaan pengguna, dukungan lingkungan kerja, dan resiko menggunakan PHC. Selain itu dibutuhkan strategi perbaikan yang berfokus pada pengembangan teknologi, perbaikan pada sumber daya manusia, dan pembentukan organisasi. Kesimpulan: Konsep PHC dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terganggu akibat Covid-19 dengan menambah value added pelayanan yang sudah ada sebelumnya. Terlepas dari banyak manfaat yang ditemukan tetapi masih ditemukan kendala yaitu dari segi teknis dan non teknis sehingga diperlukan perbaikan dari aspek aplikasi, penguatan jaringan internet, melibatkan stakeholder yang terkait, dan adanya legalitas. Kata Kunci: Portable Health Clinic, Pelayanan Kesehatan Berbasis Masyarakat, Penerimaan Pengguna, Technology Acceptance Model, Strategi implementasi

Background: The Covid-19 pandemic has caused disruption to health services due to massive social restrictions. Portable Health Clinic (PHC) is an alternative solution that can be used to provide health services that have been disrupted due to COVID-19. PHC is an online health service that allows community-based mobile health checks equipped with portable medical devices and android applications that allow telemonitoring and teleconsultation. End user attitudes towards acceptance have an important role to drive PHC adoption. So this research was conducted to explore the acceptance of PHC and provide alternative solutions to improve the acceptance problems found in the field. Methods: This study uses a descriptive case study design with a single case design (embedded). A total of 9 users conducted a trial which was carried out in three health centers, namely Mlati 2 Health Center, Sleman Regency, Kalikotes Health Center, Klaten Regency, and Samigaluh 2 Health Center, Kulon Progo Regency. Data collection was done by means of in-depth interviews using zoom. Results: This study showed that 7 themes were found, namely technical constraints, non-technical constraints, user convenience, positive perceptions, user usability, work environment support, and the risks of using PHC. In addition, an improvement strategy is needed that focuses on technology development, improvements in human resources, and organizational formation. Conclusion: The PHC concept can provide health services that are disrupted due to Covid-19 by adding value added services that already exist. Apart from the many benefits found, there are still obstacles, namely from a technical and non-technical perspective so that improvements are needed from the application aspect, strengthening the internet network, involving relevant stakeholders, and legality. Keywords: Portable Health Clinic, Community-Based Health Services, User Acceptance, Technology Acceptance Model, Implementation Strategy

Kata Kunci : Kata Kunci: Portable Health Clinic, Pelayanan Kesehatan Berbasis Masyarakat, Penerimaan Pengguna, Technology Acceptance Model, Strategi implementasi

  1. 22-2022-466219-abstract.pdf  
  2. S2-2022-466219-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-466219-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-466219-title.pdf