EVALUASI SARANA DAN PRASARANA PARIWISATA PANTAI SELATAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (Studi Kasus: Pantai Parangtritis, Baron, dan Pulangsawal atau Indrayanti)
M. SHAHAB, Dr. -Ing. Ir. Djoko Sulistyo; Dr. Ir. M. Fauzie Siswanto, M.Sc., IPM., ASEAN.Eng
2022 | Tesis | MAGISTER TEKNIK SIPILKawasan pariwisata pantai selatan Pulau Jawa merupakan destinasi wisata yang cukup banyak diminati di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini dapat dilihat dari kunjungan wisatawan pada periode tahun 2016-2020 sebanyak 28 juta pengunjung. Dalam mendukung pengembangan kepariwisataan nasional berdasarkan PP No. 50 tahun 2011 maka diperlukan ketersediaan sarana dan prasarana pariwisata pantai selatan yang memadai. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ketersediaan dan perbandingan sarana dan prasarana pariwisata menurut penilaian wisatawan pada kawasan Pantai Parangtritis, Baron dan Pulangsawal atau Indraya nti. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik simple random sampling. Sampel diambil dari 99 responden (wisatawan yang berkunjung pada weekend dan weekday bukan libur panjang), terdiri atas 108 indikator yang terbagi ke dalam 20 variabel penelitian pada setiap destinasi wisata pantai tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Analisis data menggunakan analisis data skala likert. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sarana dan prasarana pariwisata pada kawasan wisata Pantai Parangtritis, Baron, dan Pulangsawal atau Indrayanti menurut wisatawan secara umum termasuk ke dalam kategori baik. Analisis rata-rata penilaian menujukan bahwa Pantai Parangtritis dan Baron merupakan destinasi wisata termasuk dalam kategori Baik dengan skor sebesar 67,2% dan 61,8%, sedangkan Pantai Pulangsawal atau Indrayanti termasuk kategori Cukup Baik dengan skor 60,6%. Selain itu, terdapat beberapa rekomendasi perbaikan sarana dan prasarana pariwisata pada setiap destinasi wisata meliputi fasilitas ruang ibu menyusui, fasilitas khusus difabel, jaringan WIFI, pemisahan jenis tempat sampah organik dan non-organik, akses ATM, dan fasilitas wisata ramah anak.
The south coast tourism of Java Island is a tourist destination in demand in the Special Region of Yogyakarta. This can be seen from tourist visits in the 2016-2020 period as many as 28 million visitors. In supporting the development of national tourism based on PP no. 50 of 2011, it is necessarsy to provide adequate south coast tourism facilities and infrastructure. This study aims to identify the availability and comparison of tourism facilities and infrastructure according to tourist ratings in the Parangtritis, Baron, and Pulangsawal or Indrayanti beaches. The research method used in this study is a quantitative descriptive method with a simple random sampling technique. Samples were taken from 99 respondents (tourists who visit on weekends and weekdays instead of long holidays), consisting of 108 indicators divided into 20 research variables in each of these coastal tourist destinations. Data were collected through observation, interviews, and distribution questionnaires. Data analysis using Likert Scale data analysis. The results of this study indicate that tourism facilities and infrastructure in the tourist areas of Parangtritis, Baron, and Pulangsawal or Indrayanti Beaches, according to tourists, are generally included in the Good category. The analysis of the average assessment shows that Parangtritis and Baron beaches are tourist destinations included in the Good category, with scores of 67.2% and 61.8%. In comparison, Pulangsawal or Indrayanti Beach has included in the Fair category with a score of 60.6%. In addition, several recommendations for improving tourism facilities and infrastructure at each tourist destination include lactation room facilities, special facilities for the disabled, WIFI access, organic and non-organic waste bins, ATM access, and child-friendly tourist facilities.
Kata Kunci : Tourism Facilities and Infrastructure, Parangtritis Beach, Baron Beach, Indrayanti Beach, Evaluation.