Hubungan antara kemampuan ekspresi cinta suami isteri dalam budaya siri' dengan tindak kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga Bugis-Makassar
AZIS, Nurlinda, Drs. Koentjoro, MBSc.,Ph.D
2003 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan ekspresi cinta suami isteri dengan tindak kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga Bugis-Makassar dan pengaruh budaya Siri’ dalam kemampuan ekspresi cinta suami isteri dalam rumah tangga. Penelitian ini juga ingin mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan teknik random sampling dalam penelitian, subjek penelitian terdiri dari 93 perempuan yang termasuk dalam kriteria subjek penelitian, dan 8 orang laki-laki (suami korban kekerasan). Data mengenai tindak kekerasan terhadap perempuan dan kemampuan ekspresi cinta diperoleh melalui dua skala dan wawancara mendalam. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Metode analisis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment dari Pearson, dan metode analisis kualitatif dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa; terdapat korelasi negatif yang sangat signifikan antara kemampuan ekspresi cinta dengan tindak kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga (r = –0,568 dengan p = 0,000 £ 0,01), dan dari data observasi dan wawancara mendalam memperlihatkan pula adanya pengaruh budaya Siri’ terhadap kemampuan ekspresi cinta suami isteri dalam rumah tangga Bugis-Makassar. Kata kunci: kemampuan ekspresi cinta, Siri’, kekerasan.
This research was subjected to identify the relationship between the ability of married couple in expressing love in siri’ culture and the domestic violence for woman in bugis-makassar household. This research also wanted to discover the causal factors of the domestic violence. The subjects that participated in this research were 93 women and 8 men (the victims’ husband) selected by the random sampling technique. Two scales were used to collect data of the ability in expressing love and the domestic violence, as well as interview. The collected data were analyzed both quantitatively, which used the product-moment correlation, and qualitatively. The results revealed that there was a significantly negative correlation between the ability of married couple in expressing love in siri’ culture and the domestic violence for woman in bugis-makassar household (r = –0,568; p = 0,000 £ 0,01). From the interview and observation, it could be identified the influence of siri’ culture to the ability of married couple in expressing their love. Keywords : The ability in expressing love, siri’, violence
Kata Kunci : Psikologi Sosial,Ekspresi Cinta,Tindak Kekerasan