Panji Kelana Jayakusuma Pupuh VI - VIII Koleksi Perpustakaan Pura Pakualaman: Suntingan Teks dan Terjemahan
AJENG AISYAH FITRIA, Arsanti Wulandari, S.S., M.Hum.
2022 | Skripsi | S1 SASTRA JAWASkripsi ini membahas mengenai suntingan dan terjemahan teks berjudul Panji Kelana Jayakusuma koleksi Perpustakaan Pura Pakualaman dengan kode koleksi 0016/PP/073 dan kode proyek St.60. Teks tersebut bercerita mengenai pengembaraan Tumenggung Kelana Jayakusuma dalam menyerang Nungsakambangan dan dilanjutkan dengan penyerangan menuju Negara Bali. Teks ditulis menggunakan bahasa dan aksara Jawa sehingga dibutuhkan proses suntingan dan terjemahan agar dapat mengerti detail dari ceritanya. Penelitian ini berfokus pada pendekatan tekstologi yaitu kajian terhadap teks dalam naskah. Teori analisis yang digunakan yaitu teori kritik teks dan teori terjemahan campuran. Teori terjemahan tersebut digunakan agar hasil terjemahan lebih luwes. Setelah itu dipaparkan pula mengenai ringkasan isi cerita dan piwulang mengenai kepemimpinan. Dari penelitian ini dapat diketahui informasi dari naskah PKJ, yaitu adanya ciri kebahasaan dalam teks berupa variasi bebas (arkifonem) antara fonem /p/ dan /b/, fonem /k/ dan /g/, serta fonem /t/ dan /d/ digunakan untuk menulis fonem-fonem yang memiliki variasi bunyi tetapi tidak mengubah makna dari suatu kata. Informasi lain yaitu pada pupuh VI-VIII bercerita mengenai pelarian Astrawijaya dari kejaran orang-orang Ngurawan, gambaran Kerajaan Bali, dan persiapan Bali untuk menghadapi Ngurawan. Selain itu, ditemukan pula piwulang mengenai sikap-sikap seorang pemimpin yang disampaikan oleh Ki Menak Agung pada pupuh VIII.
This thesis discusses the editing and translation of the manuscript entitled Panji Kelana Jayakusuma collection of the Pura Pakualaman Library with collection code 0016/PP/073 and project code St.60. The text tells the story of Tumenggung Kelana Jayakusuma in attacking Nungsakambangan and continued with the attack on the State of Bali. This manuscript uses Javanese language and Javanese script, so editing and translation are necessary to understand the details of the story. This study focuses on a textological approach, which is the study of the text in the manuscript. The analytical theory used is text criticism theory and mixed translation theory. The theory of translation is used to make the translation more flexible. Afterwards, a summary of the contents of the story and teaching (piwulang) about leadership is also presented. From the content of the text, we can infer the presence of linguistic characteristics in the form of free variations (archiphoneme) between the /p/ and /b/ phonemes, /k/ and /g/ phonemes, /t/ and /d/. These variations are used to write phonemes that have a variety of sounds but do not change the meaning of a word. Other information such as pupuh VI-VIII narrates about Astrawijaya's escape from Ngurawan's pursuit, descriptions of the Balinese Kingdom, and Bali's preparations to face Ngurawan. In addition, a teaching was also found regarding the proper attitudes of a leader which conveyed by Ki Menak Agung in Pupuh VIII.
Kata Kunci : Panji Kelana Jayakusuma, Suntingan dan Terjemahan Teks, Piwulang Kepemimpinan/ Panji Kelana Jayakusuma, Text Editing and Translation, Leadership Teaching.