PENGALAMAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN KESEHATAN MASYARAKAT DAN KEPERAWATAN UNIVERSITAS GADJAH MADA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19
MARDIYAH DESY R, Dr. Dra. Retna Siwi Padmawati, M.A, dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D, dr. Rachmadya Nur Hidayah, M.Sc., Ph.D
2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERANLatar belakang: COVID-19 di Indonesia telah membuat sistem pembelajaran berubah drastis dari yang awalnya pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran secara daring. Situasi pandemi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kreativitas setiap individu dalam menggunakan teknologi untuk mengembangkan dunia pendidikan. Pembelajaran daring atau perkuliahan online adalah pembelajaran yang dilakukan secara online yang memanfaatkan teknologi untuk sarana pembelajaran. Pembelajaran daring atau internet learning adalah pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan teknologi multimedia, kelas virtual, email, pesan suara, teks online animasi, dan video streaming online. Media online yang digunakan para mahasiswa dalam pembelajaran daring dapat berupa komputer, smartphone, maupun laptop untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar berupa video yang diberikan atau membentuk kelas-kelas online. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa program studi pendidikan dokter Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada terhadap pembelajaran daring selama pandemi COVID-19. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan bantuan kuesioner yang disebar secara online melalui Google Form untuk mendapatkan informasi responden yang terkait pengalaman mahasiswa program studi pendidikan dokter Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Hasil Penelitian: Persentase pengalaman mahasiswa terhadap aspek proses belajar baik sebesar 39 orang (32,77%). Sedangkan pengalaman mahasiswa terhadap aspek kapabilitas dosen baik sebesar 42 orang (35,29%), sedangkan pengalaman mahasiswa terhadap aspek sarana dan prasarana baik sebesar 35 orang (29,41%). Kesimpulan: Ada perbedaan pengalaman pembelajaran daring pada mahasiswa berdasarkan jenis kelamin, tempat tinggal, tingkat angkatan dan usia selama pandemi COVID-19. Kata Kunci: Pembelajaran Daring, Pengalaman Mahasiswa, COVID-19.
Background: COVID-19 in Indonesia has made the learning system change drastically from what was originally face-to-face learning to online learning. This pandemic situation is a challenge for each individual's creativity in using technology to develop the world of education. Online learning or online lectures are learning that is carried out online that utilizes technology for learning facilities. Online learning or internet learning is learning that is carried out using multimedia technology, virtual classes, email, voice messages, animated online text, and online video streaming. Online media used by students in online learning can be in the form of computers, smartphones, or laptops to participate in teaching and learning activities in the form of videos provided or form online classes. Objective: This study aims to explore the experiences of students of the medical education study program at the Faculty of Medicine, Public Health and Nursing, Universitas Gadjah Mada towards online learning during the COVID-19 pandemic. Research method: This study uses a quantitative descriptive method using a questionnaire distributed online via Google Form to obtain respondent information related to the experiences of students of the medical education study program, Faculty of Medicine, Public Health and Nursing, Universitas Gadjah Mada. Sampling in this study was carried out by purposive sampling technique, namely the technique of determining the sample with certain considerations. Research Results: The percentage of student experience on aspects of the learning process is good at 39 people (32,77%). While the student experience on the aspect of lecturer capability was good by 42 people (35.29%), while the student experience on the aspect of facilities and infrastructure was good by 35 people (29.41%). Conclusion: There are differences in online learning experiences for students based on gender during the COVID-19 pandemic. There are differences in the online learning experience for students based on the class level during the COVID-19 pandemic. There are differences in online learning experiences for students based on where they live during the COVID-19 pandemic. Keywords: Online Learning, Student Experience, COVID-19.
Kata Kunci : Pembelajaran Daring, Pengalaman Mahasiswa, COVID-19.