Laporkan Masalah

Bentuk Pemanfaatan Air Daerah Irigasi Kelingi Tugumulyo di Kabupaten Musi Rawas

FIRMA RIZKI, Doddy Aditya Iskandar ST., MCP., Ph.D

2022 | Tesis | MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Kabupaten Musi Rawas merupakan salah satu kabupaten yang bergantung pada sektor primer, yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada tahun 2021, sektor tersebut telah menyumbang perekonomian kabupaten mencapai 33,5% dengan kawasan pertumbuhannya sebagian besar berada di Daerah Irigasi Kelingi Tugumulyo yang melewati Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau. Dalam perkembangannya, pemanfaatan air daerah irigasi mulai menimbulkan konflik yang sudah berlangsung lebih dari 20 tahun. Pemerintah telah melakukan upaya untuk menyelesaikan konflik tersebut, namun sejumlah permasalahan masih terjadi. Atas dasar hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk dan menemukan faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan air daerah irigasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan induktif kualitatif dengan memadukan hasil observasi lapangan dan data-data kualitatif yang berasal dari wawancara secara mendalam (in-depth interview). Unit amatan pada penelitian ini adalah pemangku kepentingan yang terlibat dalam pemanfaatan dan pengelolaan air daerah irigasi. Sedangkan, unit analisisnya adalah bentuk pemanfaatan air daerah irigasi melalui sudut pandang pemangku kepentingan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menemukan 3 (tiga) bentuk pemanfaatan air daerah irigasi, yaitu pertanian, perikanan, dan kebutuhan domestik, serta terdapat 13 (empat belas) faktor yang memengaruhinya. Hasil yang diperoleh memperlihatkan adanya variasi dan bentuk keragaman pendekatan tata kelola air daerah irigasi dalam periode waktu yang berbeda atas dasar konsensus yang bersifat temporal. Lebih lanjut, bentuk tata kelola air Daerah Irigasi Kelingi Tugumulyo dilaksanakan melalui intervensi pemerintah yang bekerjasama dengan kelompok atau komunitas pemakai air irigasi. Hal ini memunculkan hubungan antar pemangku kepentingan pemanfaatan dan pengelolaan air daerah irigasi yang bergantung atas kepentingan dari masing-masing pemangku kepentingan.

As a regency with agriculture as the predominant sector (of which it contributes 33.5% to the regional GRDP), Kabupaten Musi Rawas's development is significantly reliant on the presence of the Kelingi Tugumulyo Irrigation Area which encompasses Kabupaten Musi Rawas and Kota Lubuklinggau. Currently, water utilization from this regional infrastructure creates a conflict of uses that lasted more than 20 years. The government has made efforts to resolve the conflict, but the problem still occurs. As such, this study aims to evaluate how water is utilized and what kind of factors contribute to specific types of utilization of irrigation water. This research was conducted through a qualitative inductive approach by combining the results of field observations and qualitative data from in-depth interviews. The unit of observation in this research was the stakeholders involved in the use and management of irrigation area water. Meanwhile, the unit of analysis is the forms of utilization of irrigation area water from the perspective of stakeholders using the purposive sampling technique. This study found three water utilization types, for agriculture uses, fisheries-related, and domestic needs, and 13 factors that influence such usages. The results obtained show that there are variations and forms of diversity of approaches in irrigation water management in different periods based on temporal consensus. Furthermore, the form of water management is implemented through government intervention in collaboration with communities. This raises the relationship between stakeholders in the use and management of irrigation area water which depends on the interests of each stakeholder.

Kata Kunci : common-pool resources, irigasi, Kabupaten Musi Rawas, pemanfaatan air

  1. S2-2022-467238-abstract.pdf  
  2. S2-2022-467238-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-467238-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-467238-title.pdf