Laporkan Masalah

Assessing the Impact of Covid-19 Pandemic on the Health Service of Inmates and Prison Officers in the Correctional Institutions in Yogyakarta Special Region

AISHA JASMINE A, Muhammad Fatahillah Akbar, S.H., LL.M.

2022 | Skripsi | S1 HUKUM

Indonesia, sebagaimana banyak negara lainnya, harus menghadapi terpaan virus menular Covid-19. Setelah dinyatakan sebagai pandemi, seluruh lapisan masyarakat harus mengubah pola kehidupan untuk menekan penularan virus dan mendukung pemulihan dari masa kritis yang menjadi efek pandemi. Berbagai sektor di masyarakat dipaksa untuk beradaptasi, termasuk sektor hukum dan keamanan negara. Lembaga pemasyarakatan sangat berpotensi menjadi episentrum Covid-19, akibat kecilnya ruang privat antar individu, sanitasi dan pengelolaan udara yang tidak sehat serta tingginya populasi di balik jeruji. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan berbagai tindakan yang harus diambil oleh negara untuk melindungi kelompok rentan ini. Penyediaan masker, obat, vitamin, makanan bergizi dan vaksinasi, adalah langkah yang sangat mungkin untuk diambil, namun bagaimana dengan pemenuhan lingkungan yang lebih sehat, ketersediaan jarak aman antar individu, dan konektivitas dengan lingkungan luar? Penulisan hukum ini akan menganalisa peraturan yang berlaku serta penerapan hak untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak bagi narapidana dan petugas Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian hukum ini menggunakan metode penelitian empiris yuridis, dengan melakukan penelitian lapangan di Lembaga Pemasyarakatan dan melakukan wawancara dengan narapidana dan petugas. Data diolah dengan metode qualitatif yang membandingkan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia. Hasil penelitian hukum ini menemukan bahwa salah satu tantangan terbesar adalah pemenuhan atas kebutuhan rohani dan psikologis dari narapidana. Tercerabutnya narapidana dari lingkungan luar, diperparah dengan adanya larangan kunjungan oleh keluarga ternyata tidak cukup dengan video call sebagai bentuk hak menerima kunjungan. Selain itu, penyediaan informasi terkait Covid-19 dianggap tidak cukup memadai untuk memberikan rasa aman kepada narapidana. Namun tanggungjawab untuk menyediakan fasilitas kesehatan dan fasilitas mitigas penyebaran virus Covid-19, Lembaga Pemasyarakatan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta telah dijalankan dengan optimal.

The Covid-19 virus has affected numerous nations, including Indonesia. All societal levels must adapt their lifestyles once a pandemic is proclaimed in order to stop the virus' spread and aid in its recovery from a critical time which impacts lead to catastrophy. The legal and state security sectors were two of the many areas of society that had to change. Correctional facilities are almost certainly became a Covid-19 epicenter due to the lack of personal space between people, poor air quality, and the high concentration of inmates. The World Health Organization (WHO) has suggested a number of measures that nations take to safeguard this vulnerable group. The provision of mandatory masks, medicine, vitamins, nutritious food and vaccinations, are steps that are very likely to be taken, but questions arise on the fulfillment of a healthier environment, the availability of distance between individuals, and connectivity with the outside environment. This legal research will analyze the applicable regulations and the implementation of the right to obtain proper health services for inmates and the officers in correctional institutions. This legal research uses empirical normative research methods, by conducting field research at the Correctional Institutions and conducting interviews with inmates and officers. The data is processed using a qualitative method that compared with the applicable legal regulations in Indonesia. The results of this legal research found that one of the biggest challenges is the fulfillment of the spiritual and psychological needs of inmates. The deprivation of inmates from the outside environment, exacerbated by the restriction to recieve visits from their families or others, is unparalleled by video calls. In addition, information related to Covid-19 is considered insufficient to provide a sense of security to inmates. However, the responsibility to provide health facilities and facilities for mitigating the spread of the Covid-19 virus has been carried out optimally by the Correctional Institution in the Special Region of Yogyakarta.

Kata Kunci : Covid-19 Pandemic, Correctional Institutions, Rights of Inmates, Health Service

  1. S1-2022-411435-abstract.pdf  
  2. S1-2022-411435-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-411435-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-411435-title.pdf