Laporkan Masalah

PENGARUH PERKEMBANGAN KREDIT, TINGKAT PENDAPATAN, MODAL FISIK DAN MODAL MANUSIA TERHADAP PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI ASEAN-5

KARRINA NUR ANISA, Catur Sugiyanto, Prof., Dr., MA.

2022 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMI

Produktivitas pertanian merupakan salah satu jalan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan kredit, tingkat pendapatan, modal fisik, dan modal manusia terhadap produktivitas pertanian di ASEAN-5 yaitu Filipina, Indonesia, Kamboja, Malaysia, dan Thailand. Penelitian ini menggunakan metode Fully Modified Ordinary Least Square (FMOLS) untuk melihat pengaruh jangka panjang data panel tahunan selama periode 1993-2018 dengan mempertimbangkan adanya cross-sectional dependence. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh faktor determinan yang diteliti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pertanian di ASEAN-5. Penelitian ini juga mencoba menganalisis hubungan untuk masing-masing negara dan menemukan bahwa perilaku yang seragam hanya ditunjukkan oleh variabel tingkat pendapatan sebagai variabel kunci yang berpengaruh positif pada produktivitas pertanian. Berdasarkan pada hasil penelitian, penelitian ini mengusulkan rekomendasi kebijakan tertentu bagi ASEAN-5 untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Agricultural productivity is one way to achieve sustainable development. This study aims to analyze the effect of credit development, income level, physical capital, and human capital on agricultural productivity in ASEAN-5 consisting of Philippines, Indonesia, Cambodia, Malaysia, and Thailand. By using the Fully Modified Ordinary Least Square (FMOLS) method to see the long-term effect of annual panel data during the 1993-2018 period, this study considers the existence of cross-sectional dependence. The results of this study indicate that all of the determinants studied have a positive and significant influence on agricultural productivity in ASEAN-5. This study also tries to analyze the relationship for each country and finds that the same behavior is only shown by the income level variable as a key variable that has a positive effect on agricultural productivity. Based on the research results, this study proposes certain policy recommendations for ASEAN-5 to increase agricultural productivity.

Kata Kunci : Produktivitas pertanian, kredit, tingkat pendapatan, modal fisik, modal manusia, ASEAN, FMOLS