Laporkan Masalah

Kejadian Penyakit Bakterial Pada Babi (Sus scrofa) yang Dinekropsi di Laboratorium Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2018-2019

YOSEP CHRISNAN A, Dr. drh. Yuli Purwandari Kristianingrum, M.P

2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Bakteri merupakan salah satu agen penyakit yang sering menyerang hewan. Penyakit bakterial merupakan penyakit yang sangat umum ditemukan karena faktor kebersihan dan manajemen yang kurang. Pendekatan secara patologi berguna untuk mendeteksi suatu agen penyakit yang menyerang hewan, khususnya penyakit infeksi bakterial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan patologi penyakit bakterial pada babi berdasarkan kasus yang dinekropsi di Lab Patologi FKH UGM pada tahun 2018-2019 di DIY. Metode yang digunakan dalam kajian ini dengan olah data sekunder dari catatan kasus penyakit babi yang sudah dinekropsi di Laboratorium Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada berdasarkan gejala klinis dan perubahan patologis yang terlihat pada organ babi. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat 41 kasus dari total pemeriksaan babi yang mengalami infeksi bakterial, dengan gejala klinis dan perubahan makroskopis bervariasi berdasarkan penyakit. Berdasarkan data, bakteri yang menginfeksi adalah Actinobacillus pleuropneumoniae, Pasteurella multocida, Bordetella bronchiseptica, Eschericia coli, dan Salmonella, sp. Perubahan yang terdeteksi yaitu pada organ pernapasan, yaitu os turbinatum, trakea, paru-paru, kemudian hepar dan organ pencernaan yaitu gastrik, usus halus, dan kolon. Berdasarkan data hasil penelitian dapat diketahui bahwa bakteri yang menyebabkan perubahan patologi pada organ pernapasan yaitu os turbinatum, trakea, dan paru-paru adalah Actinobacillus pleuropneumonia, Bordetella bronchiseptica, Pasteurella multocida. Salmonella, sp, dan Eschericia coli menyebabkan perubahan pada organ pencernaan yaitu gastrik, usus halus, dan kolon.

Bacteria are one of the agents of disease that often attack animals. Bacterial disease is a very common disease due to poor hygiene and farm management. The pathological approach is useful for detecting a disease agent affecting an animal, in particular a bacterial infectious disease. This study aims to determine changes in bacterial disease pathology in pigs based on cases that has been necropsied in the Pathological Laboratory of FKH UGM in 2018-2019 in DIY. The method used in this study was by processing secondary data from the record of cases of swine disease that had been necropsied at the Pathological Laboratory of the Faculty of Veterinary Medicine, Gadjah Mada University by looking at clinical symptoms and pathological changes seen in pig organs. There were 41 cases of total examination of pigs that had bacterial infections, with clinical symptoms and macroscopic changes varying by disease.Based on the data, the infecting bacteria are Actinobacillus pleuropneumoniae, Pasteurella multocida, Bordetella bronchiseptica, Eschericia coli, and Salmonella, sp.The changes detected are in the respiratory organs, namely the os turbinatum, trachea, lungs, then the liver and digestive organs, namely the gastric, small intestine, and colon. Based on the data from the study results, it can be seen that the bacteria causing pathological changes in the respiratory organs, namely the turbinate bone, trachea, and lungs are Actinobacillus pleuropneumoniae, Bordetella bronchiseptica, and Pasteurella multocida. Salmonella, sp and Eschericia coli mainly cause changes in the digestive system, namely the gastric, small intestines and colon.

Kata Kunci : babi, penyakit bakterial, gejala klinis, perubahan patologi, Actinobacillus pleuropneumonia, Bordetella bronchiseptica, Pasteurella multocida, Salmonella, sp, dan Eschericia coli.

  1. S1-2022-409284-abstract.pdf  
  2. S1-2022-409284-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-409284-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-409284-title.pdf