Dampak kecepatan publikasi atau pnyampaian laporan keuangan terhadap koefisien respon laba
JASWADI, Prof.Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA
2003 | Tesis | S2 AkuntasiERC adalah sensitivitas harga saham atas pengumuman unexpected earnings. Berdasarkan hasil studi 2 dekade terakhir, ERC sebuah sekuritas dipengaruhi oleh kualitas laba, persistensi laba, prediktabilitas, kesempatan pertumbuhan, risiko sistematik, efek industri dan besaran perusahaan. Lee dan Park (2000) melakukan studi yang membandingkan daya penjelas (R2) laba dan ERC perioda tengah tahun dan tahunan. Hasil studi mereka menyatakan bahwa R2 laba tahunan > tengah tahun, tetapi sebaliknya pada ERC. Dalam rangka meningkatkan kualitas informasi laba, isu relevansi merupakan karakteristik kualitatif yang penting. Wolk, et al. (2001) menjelaskan bahwa relevansi laporan keuangan utamanya dipengaruhi oleh daya prediksi dan nilai-balikan, sedangkan ketepatan waktu (timeliness) hanya bersifat minor. Namun, demikian beberapa penelitian empiris (semisal Na’im, 2000) menyatakan timeliness terkait erat dengan profitabilitas. Perusahaan yang melaporkan laba negatif, cenderung akan melaporkan laporan keuangan lebih lambat (terlambat). Penelitian ini bertujuan: (1) untuk menganalisis perbedaan reaksi pasar atas pengumuman laba tengah tahun dan laba tahunan; (2) untuk menganalisis perbedaan ERC tengah tahun dan ERC tahunan; dan (3) menginvestigasi secara empiris dampak kecepatan publikasi atau penyampaian laporan keuangan pada ERC. Dalam rangka pengujian hipotesis dan mengestimasi parameter, penelitian ini menggunakan 47 sampel perusahaan terdaftar di BEJ untuk perioda 1992-2001 secara konsisten. Sampel diperoleh secara proposional dari 8 kelompok industri, kecuali industri keuangan dan perbankan. Penelitian ini menggunakan data time-series 10 tahun pada persamaan 1 dan pooled-time series 10 tahun pada persamaan 2. Uji t atas data abnormal return kumulatif dan ERC tengah tahun dan ERC tahunan dari persamaan 1 digunakan untuk pengujian hipotesis 1 dan 2. Berikutnya analisis regresi berganda pada persamaan 2 digunakan untuk pengujian hipotesis 3. Hasil empiris penelitian ini adalah: (1) tidak ada beda secara signifikan atas reaksi pasar harian pada pengumuman laba tengah tahun dan laba tahunan, namun secara kumulatif, CAR tengah tahun secara signifikan lebih besar dibanding CAR tahunan; (2) Koefisien respon laba tengah tahun secara signifikan lebih besar dibanding perioda tahunan; (3) ada arah negatif antara panjangnya reporting lags dengan koefisien respon laba, tetapi secara statistik tidak signifikan; dan (4) dengan mempertimbangkan hasil analisis sensitivitas faktor-faktor lain yang mempengaruhi koefisien respon laba adalah persistensi, prediktabilitas, pertumbuhan, leverage dan efek industri, sedangkan beta dan besaran perusahaan tidak konsisten dengan hasil studi sebelumnya. Hal ini dimungkinkan akibat bias perubahan struktural untuk data 1997-1998. Secara garis besar penelitian ini telah memberikan ekstensi terhadap isu ERC dan memberikan kontribusi kepada BAPEPAM, terutama pada Keputusan No. 17/PM/2002 yang merevisi Keputusan No. 80/PM/1996. Keputusan baru ini mempercepat waktu penyampaian laporan keuangan tengah tahun dan tahunan emiten kepada BAPEPAM. Lebih lanjut dengan ditangkapnya signal kecepatan penyampaian laporan keuangan yang secara statisitik tidak signifikan oleh investor di BEJ, maka dalam waktu kedepan memungkinkan BAPEPAM untuk memperpendek lagi reporting lags yang baru tersebut. Hal ini perlu dilakukan dalam rangka mengantisipasi pasar modal global yang mensyaratkan ketersediaan informasi real-time dan relevan.
An ERC measures the stock price sensitivity to unexpected earnings announcement. Based on research result on the last 2 decades, an ERC of any securities were determined by earnings quality, earnings persistence, earnings predictability, growth opportunity, systematic risk, industrial effect, and firm size. Lee and Park (2000) conducted the study that compared the interims versus annual earnings explanatory power (R2) and an ERC. Using the intraday return data, they detected that annual R2 was significantly greater than interims R2 , and annual ERC was significantly lower than interims ERC. To enhance the earnings quality, relevance of financial information is the important matter. Wolk, et al. (2001) explained that relevance of financial information was mainly affected by predictability and feedback-value, and timeliness was a minor one. Furthermore, some empirical research (e.g., Na’im, 1999; 2000) founded that timeliness represent to the company profitability. The negative income reported company tends to delay financial statement filing to BAPEPAM. The objectives of the study are: (1) to analyze the mean difference of market reaction to semi-annual versus annual earnings announcement; (2) to analyze the mean difference of semi-annual versus annual ERC; and (3) to empirically investigate the impact of reporting lags on ERC. This study uses a time-series of 47-listed company on the JSX during 1992-2001. The sample was proportionally selected from 8 industries, excluded the finance and banking. This study uses the 10 years time-series on the equation 1 and 10 years pooledtime series on the equation 2. The t test on semi-annual versus annual abnormal return and ERC of equation 1 was used to testing the hypotheses 1 and 2. Furthermore, multiple-regression analysis of equation 2 was used to test the hypotheses 3. The result of this study are as follows:(1) the investors respond indifferently of semiannual and annual earnings announcement, but cumulatively the semi-annual abnormal return is larger relatively to the annual CAR; (2) semi-annual ERC is greater relatively to the annual ERC; (3) there is negative direction of length of reporting lags on the ERC; and (4) based on sensitivity analysis, the determinants of ERC are earnings persistence, earnings predictability, growth opportunity, leverage and industrial effect. The systematic risk and firm size was inconsistent to the previous studies. The reason is probably caused by the structural change bias during 1997-1998 period. Finally, the study extent the ERC issues and contribute to BAPEPAM, mainly to the decrees No. 17/PM/2002 that revised the decrees No. 80/PM/1996. This new decrees shorten the reporting lags of semi-annual and annual financial statement to BAPEPAM. Based on the finding that JSX’s investors respond statistically insignificant the signal of early or lately issuance of financial statements, it (however) supports the BAPEPAM to gradually shorten the new reporting lags regulation. It is suggested to anticipate the global capital market that require the real-time and relevance informations
Kata Kunci : Laporan Keuangan, Koefisien Respon Laba (ERC), Market Reaction, Earnings Response Coefficients, and Timeliness.