Laporkan Masalah

Analisis Kemiskinan Multidimensi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di Kawasan Kumuh Kota Yogyakarta

HEPY FIRORIL BALIA, Latri Wihastuti, S.E., M.Sc.

2022 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN

Kemiskinan merupakan matriks yang paling penting untuk menentukan kesejahteraan di suatu kawasan atau wilayah. Sebagian besar ekonom menganggap kemiskinan sebagai kriteria ekonomi untuk menilai aspek pembangunan. Kemiskinan merupakan suatu masalah yang terjadi di semua pembangunan daerah, termasuk Kota Yogyakarta. Berbagai program pengentasan kemiskinan sudah dilakukan namun angka kemiskinan masih berfluktuasi yang mengindikasikan bahwa perlu adanya tinjauan kembali mengenai pemerlu program pengentasan kemiskinan, salah satunya melalui kawasan kumuh yang dinilai menjadi salah satu kantong kemiskinan di Kota Yogyakarta akibat adanya masalah kepadatan penduduk menyebabkan masyarakat miskin akan menghuni kawasan kumuh karena tidak dapat bersaing untuk mendapatkan hunian yang layak. Adanya keterbatasan dari berbagai sisi seperti kepemilikan aset, pekerjaan, pendidikan dan lainnya mengindikasikan bahwa permasalahan kemiskinan bukan hanya berkaitan dengan masalah pendapatan, namun dengan aspek lain yang sifatnya multidimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kemiskinan multidimensi di kawasan kumuh Kota Yogyakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Tahun 2021 dalam ruang lingkup kawasan kumuh yang diperoleh dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif melalui perhitungan Multidimensional Poverty Index (MPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks kemiskinan multidimensi di kawasan kumuh Kota Yogyakarta sebesar 0,0084 serta termasuk dalam kategori MPI rendah dengan kontribusi tertinggi adalah dimensi standar hidup dan pendidikan. Kemiskinan multidimensi paling banyak terjadi pada indikator status bekerja dan lama sekolah dengan penyumbang rumah tangga miskin multidimensi terbanyak adalah Kemantren Mantrijeron dan Tegalrejo.

Poverty is the most important matrix to determine welfare in an area or region. Most economists consider poverty as an economic criterion for assessing aspects of development. Poverty is a problem that occurs in all regional developments, including the city of Yogyakarta. Various poverty alleviation programs have been carried out but the poverty rate is still fluctuating which indicates that there is a need for a review of the need for poverty alleviation programs, one of which is through slum areas which are considered to be one of the pockets of poverty in the city of Yogyakarta due to population density problems causing poor people to inhabit the area. slums because they cannot compete for decent housing. The existence of limitations from various aspects such as asset ownership, employment, education and others indicates that the problem of poverty is not only related to income problems, but also to other multidimensional aspects. This study aims to determine the condition of multidimensional poverty in the slum area of Yogyakarta City. The data used in this study is secondary data in the form of the 2021 Social Welfare Integrated Data (DTKS) within the scope of the slum area obtained from the Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Yogyakarta City. The analytical method used in this research is descriptive quantitative analysis method through the calculation of the Multidimensional Poverty Index (MPI). The results showed that the multidimensional poverty index in the slum area of Yogyakarta City was 0.0084 and was included in the low MPI category with the highest contribution is the standard of living and education dimensions. Most multidimensional poverty occurs in indicators of working status and years of schooling with the most contributors to multidimensional poor households being the Ministry of Mantrijeron and Tegalrejo.

Kata Kunci : Kemiskinan Multidimensi, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Kawasan Kumuh, Kota Yogyakarta/Multidimensional Poverty, Integrated Data on Social Welfare (DTKS), Slum Area, Yogyakarta City

  1. D4-2022-431515-abstract.pdf  
  2. D4-2022-431515-bibliography.pdf  
  3. D4-2022-431515-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2022-431515-title.pdf