Perbedaan antara initial return dengan true discount :: Sebuah perbandingan terhadap derajat reputasi underwriter pada ipo di Bursa Efek Jakarta
WIDYARFENDHI, Prof.Dr. Eduardus Tandelilin, MBA
2003 | Tesis | S2 ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai fenomena underpricing pada penawaran perdana di Bursa Efek Jakarta dengan menggunakan parameter yang tepat. Penentuan nilai sebenarnya dari penawaran perdana yang dijelaskan oleh harga keseimbangan di pasar sekunder diajukan sebagai parameter dalam menjelaskan underpricing. Dengan menggunakan parameter tersebut initial return dapat dijabarkan menjadi dua komponen, pertama, true discount yang menjelaskan karakteristik ex-ante penawaran perdana dan kedua, market reaction yang menggambarkan konsekuensi ex-post pada pasar sekunder. Derajat reputasi underwriter dan beberapa variabel lain diajukan untuk membandingkan perbedaan antara initial return, true discount dan market reaction. Dengan menggunakan 98 sampel perusahaan yang go publik tahun 1993-1997 dan tiga model regresi berganda cross sectional, penelitian ini diarahkan untuk menjelaskan initial return, true discount, dan market reaction. Harga keseimbangan penawaran perdana yang digunakan untuk menentukan true discount dan market reaction diperoleh dengan merata-ratakan abnormal return dan standar deviasi abnormal return model pasar semua sampel pada beberapa periode hari setelah listing. Periode yang menunjukkan harga yang stabil merupakan proksi dimana terjadi harga keseimbangan. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya fenomena underpricing di pasar perdana di Bursa Efek Jakarta. Derajat reputasi underwriter kurang signifikan dalam menjelaskan initial return akan tetapi mampu menjelaskan true discount dengan hubungan yang positif dan market reaction dengan hubungan yang negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa terjadi market underreaction di hari pertama perdagangan yang kemungkinan disebabkan adanya kepercayaan investor terhadap mekanisme penetapan harga perdana yang ditetapkan oleh underwriter yang bereputasi baik.
The objective of this research was to find the empirical evidence of underpricing phenomenon in initial public offerings at Jakarta Stock Exchange using the right parameter. True value of initial offering which could be determined by equilibrium market price in secondary market was proposed as that parameter in explaining underpricing. Using this parameter we can point out that initial return consists of two parts: the true discount of the offer price which explain ex-ante characteristics as well as the market reaction on the listing which determine ex-post consequences in secondary market. The degree of underwriter reputation and several variables was proposed for compare initial return, true discount, and market reaction. Using 98 sample firm listed from 1993 to 1997 and three cross sectional multiple regression model, this study aimed to explain initial return, true discount, and market reaction. The equilibrium market price used for estimates true discount and market reaction determined by calculating the average standard deviation of market model abnormal return for 98 samples firm over dif ferent post listing horizons and look for the period when the stock price becomes stabilized. The average price in this post listing period is used as a proxy for the equibrium market price. Result of this study shows that there is uderpricing phenomenon in initial offerings. The degree of underwriter reputation is weaker in explaining initial return compared to true discount (positive relation) and market reaction (negative relation). This finding surprisingly indicates that there is market underreaction in the first day stock traded in the secondary market. The reason of this market underreaction perhaps that investor believe in price that determined by reputable underwriter.
Kata Kunci : Pasar Modal,Penawaran Perdana,Underpricing, underpricing, equilibrium market price, initial return, true discount, market reaction, underwriter reputation