Laporkan Masalah

Analisis Yuridis Mengenai Perbandingan Kelayakan Ketentuan Upah Minimum Dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja Dalam Persfektif International Labour Organization (ILO)

FATHWA PUTRI SIAGIAN, Prof. Dr. Ari Hernawan S.H., M.Hum

2022 | Tesis | MAGISTER HUKUM BISNIS DAN KENEGARAAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbandingan kelayakan upah minimum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja dari persfektif International Labour Organization (ILO). Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan melalui penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder atas berbagai bahan hukum baik primer dan sekunder dengan alat berupa studi dokumen. Penelitian kepustakaan didukung dengan wawancara terhadap narasumber dengan mempergunakan alat berupa pedoman wawancara. Hasil penelitian dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan lebih mengadopsi upah layak menurut Konvensi ILO Nomor 131 Tahun 1970 Tentang Penetapan Upah Minimum dibandingkan UU Cipta Kerja. Pada aplikasinya UU Ketenagakerjaan dengan UU Cipta Kerja mempunyai hubungan kolaboratif. Artinya kedua UU tersebut dapat dijalankan dalam skema saling melengkapi.

This study aims to determine and analyze the comparasion of the eligibility of the minimum wage as regulated in Law Number 13 of 2003 on Manpower and Law Number 11 of 2020 on Job Creation from the perspective of the International Labour Organization(ILO). This research is a descriptive normative juridical research. This research was conducted through library research to obtain secondary data on various legal materials, both primary and secondary, using a document study tool. Literature research is supported by interviews with resource person using a tool in the form of interview guidelines. The result of the study were analyzed qualitatively and systematically through descriptive methods. the results of the study conclude that the Law Number 13 of 2003 on Manpower adopts the ILO Convention Number 131 of 1970 on Minimum Wage determination than the Job Creation Act. The application Law Number 13 of 2003 on Manpower and Law Number 11 of 2020 on Job Creation have a collaborative relationship. It�s mean the two Laws can be implemented in a complementary scheme.

Kata Kunci : Kelayakan, Upah Minimum, Undang-Undang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Cipta Kerja, Konvensi ILO