Laporkan Masalah

Redesain Sub Terminal Agribisnis (STA) Karangkobar di Banjarnegara dengan Pendekatan Eksperimental Pragmatis

JUNDULLAH SALMAN A, Dr. Eng. Nedyomukti Imam Syafii, S.T., M.Sc.

2022 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Sektor agribisnis adalah sektor yang memiliki peranan penting bagi Indonesia. Sektor agribisnis merupakan penyumbang terbesar Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia, menjadi sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja, dan sektor yang memiliki peran utama dalam mencapai tujuan ketahanan pangan nasional. Pun begitu, kurangnya optimalisasi dan sistem agribisnis yang terkadang masih belum stabil menyebabkan kesejahteraan pelaku agribisnis terutama petani masih belum terjamin. Posisi tawar petani di pasar yang tidak kuat dan fluktuasi harga yang sering terjadi menyebabkan kurang berkembangnya petani di Indonesia. Generasi penerus menjadi enggan untuk meneruskan keberlanjutan agribisnis karena kesejahteraan yang masih belum terjamin dan kesan kuno yang ditampilkan pada sektor ini. Optimalisasi potensi agribisnis telah diupayakan oleh pemerintah dengan akomodasi fasilitas dan infrastruktur pendukung kegiatan agribisnis. Namun, pengelolaan yang kurang tepat dan orientasi pengembangan yang tidak terfokus pada komunitas menyebabkan akomodasi yang telah disediakan tidak berfungsi secara efektif. Contohnya adalah Sub Teminal Agribisnis (STA) Karangkobar yang terletak di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. STA Karangkobar merupakan satu contoh fasilitas agribisnis terbengkalai dari banyak kasus di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan perencanaan kembali model STA yang tepat untuk diimplementasikan pada STA Karangkobar untuk mengaktifkan kembali fungsinya dalam sistem agribisnis kawasan Karangkobar yang merupakan daerah dataran tinggi agropolitan di Banjarnegara. Berawal dari potensi dan permasalahan tersebut, diperlukan perencangan model STA dengan menggunakan pendekatan Eksperimental Pragmatis untuk bisa menemukan konfigurasi sistem, fungsi, dan bangunan yang tepat sehingga STA dapat kembali aktif mengisi fungsi vital pada sistem agribisnis.

The agribusiness sector is a sector that has an important role for Indonesia. The agribusiness sector is the largest contributor to Indonesia's Gross Domestic Product (GDP), being the sector that absorbs the most labor, and the sector that has a major role in achieving national food security goals. Even so, the lack of optimization and agribusiness systems that are sometimes still unstable cause the welfare of agribusiness actors, especially farmers, is still not guaranteed. Farmers' bargaining position in markets that are not strong and price fluctuations that often occur cause less development of farmers in Indonesia. The next generation becomes reluctant to continue the sustainability of agribusiness because of the welfare that is still not guaranteed and the old-fashioned impression displayed in this sector. Optimization of agribusiness potential has been pursued by the government with accommodation facilities and infrastructure supporting agribusiness activities. However, poor management and an unfocused development orientation on the community cause the accommodation that has been provided to not function effectively. An example is Sub Teminal Agribisnis (STA) Karangkobar located in Banjarnegara Regency of Central Java. STA Karangkobar is an example of abandoned agribusiness facilities from many cases in Indonesia. Therefore, it is necessary to redesign the right STA model to be implemented at STA Karangkobar to reactivate its function in the agribusiness system of Karangkobar region which is an agropolitan highland area in Banjarnegara. Starting from these potentials and problems, the STA model is needed by using a pragmatic experimental approach to be able to find the right system configuration, functions, and buildings so that STA can actively re-fill vital functions in agribusiness systems.

Kata Kunci : Agribisnis, Eksperimental Pragmatis, Petani, Sub Terminal Agribisnis (STA)

  1. S1-2022-428541-abstract.pdf  
  2. S1-2022-428541-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-428541-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-428541-title.pdf