Kadar merkuri rambut kepala dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada penduduk kelurahan Tangkiling Kecamatan Bukit Batu kota Palangkaraya
RIZAL, Ayonni, Dr.dr. Adi Heru Sutomo, M.Sc.,D.Comm.Nutr
2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan KerjaPenelitian mengenai merkuri pada rambut kepala dan faktor- faktor yang mempengaruhinya pada penduduk kelurahan Tangkiling kecamatan Bukit Batu Kotamadia Palangka Raya yang diduga terpapar merkuri, telah dilakukan. Kontaminasi merkuri baik kronik maupun akut dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan kematian pada manusia. Tujuan penelitian ini adalah : (1). Untuk mengetahui korelasi intake merkuri dari konsumsi ikan darat dengan paparan merkuri pada rambut kepala. (2). Untuk mengetahui faktor selain konsumsi ikan ( konsumsi air minum, kontak dengan air sungai dan karakteristik penduduk) yang mempunyai pengaruh terhadap kadar merkuri pada rambut kepala. (3). Untuk mengetahui apakah paparan merkuri pada rambut kepala telah melampaui nilai ambang batas yang direkomendasikan oleh National Research Council (NRC). Penelitian ini dirancang berupa penelitian korelasional, untuk mengetahui adanya hubungan diantara variabel- variabel yang diteliti, melalui pengumpulan data yang dilakukan secara cross sectional. Sampel yang diambil berjumlah 50 orang. Pada masing- masing responden dilakukan wawancara yang berkaitan dengan pola konsumsi ikan, pola konsumsi air, kontak dengan air sungai yang tercemar dan karakteristik responden. Rambut responden diambil dan dilakukan pemeriksaan dengan Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometry (CV-AAS). di laboratorium Analisis Kimia dan Fisika Pusat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta . Dari hasil penelitian didapatkan bahwa : (1) Intake merkuri dari konsumsi ikan darat mempunyai hubungan yang bermakna dengan kadar merkuri dalam rambut kepala responden. (2) Tidak terlihat pengaruh dari variabel lain dalam hubungan kons umsi ikan dengan pajanan merkuri pada rambut kepala responden penduduk kelurahan Tangkiling.(3) Rerata kadar merkuri dalam rambut kepala responden penduduk kelurahan Tangkiling Kecamatan Bukit Batu Kotamadia Palangka Raya tidak melampaui nilai ambang batas yang direkomendasikan oleh NRC ..
The research on mercury of head hair and its risk factors in the community of Tangkiling village, Bukit Batu sub district of Palangka Raya city was done. Chronic or acute mercury contamination could cause health disorder and mortality. The aim of this research was to find out: (1) the relationship of mercury intake from fish consumption that originated from river waters with the mercury exposure of head hair of communities (2) factor beside fish consumption (consumption of water for drink, contact with river water and community’s characteristic) that could influence the mercury exposure of head hair (3) whether mercury exposure of head hair of the communities has conceded the threshold limit value that stated by National Research Council (NRC). This research was designed in the form of correlation research that aimed to find out the relationship among examined variables through cross sectional method. The sample was 50 respondents who were being interviewed respectively in relationship with method of fish consumption, water consumption, contact with polluted river water and respondents’ characteristic. Respondents’ hair was taken and examined with Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometry (CV-AAS) in the centre laboratory of chemistry and physic analysis at University of Gadjah Mada, Yogyakarta. The result of this research showed that: (1) intake mercury from land fish consumption had significant relationship with mercury exposure in the head hair of respondent (2) there was no influence from other variable in relationship with fish consumption with mercury exposure of respondent’s head hair of Tangkiling village (3) mercury exposure of respondents’ head hair in Tangkiling village, Bukit Batu sub district in Palangka Raya city was not conceded the threshold limit value that recommended by NRC.
Kata Kunci : Kesehatan Lingkungan,Merkuri Rambut Masyarakat