Sikap Petani Terhadap Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta
VIVI VITRA ORIMA, Arif Wahyu Widada, S.P., M.Sc; Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.
2022 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNISPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) sikap petani terhadap alih fungsi lahan pertanian, 2) faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani terhadap alih fungsi lahan pertanian, 3) dan keputusan petani untuk mengalihfungsikan lahan di masa yang akan datang serta hubungan dengan sikap petani terhadap alih fungsi lahan di Kabupaten Kulon Progo. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling yaitu Kecamatan Temon dan Kecamatan Nanggulan dengan potensi alih fungsi lahan yang tinggi. Responden dipilih dengan simple random sampling yaitu petani pemilik penggarap. Petani yang dilibatkan sebagai sampel adalah sebanyak 40 orang. Metode analisis untuk setiap tujuan penelitian secara berturut-turut adalah analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, analisis deskriptif, korelasi chi square dan analisis regresi logistik. Hasil yang diperoleh adalah sebanyak 57,50% petani memiliki sikap terhadap alih fungsi lahan pertanian dalam kategori sedang. Tingkat pendidikan, jumlah tanggungan rumah tangga, dan dummy lokasi lahan menguatkan sikap petani terhadap alih fungsi lahan pertanian. Terdapat hubungan yang kuat antara sikap petani dengan keputusan petani untuk mengalihfungsikan lahan di masa yang akan datang yang bersifat negatif.
This study aims to determine : 1) farmer's attitude toward agricultural land conversion, 2) factors that influence farmer's attitude toward agricultural land conversion, 3) and farmer's decision to convert the land in the future and the relationship with farmer's attitude toward land conversion. The research location was determined by purposive sampling method in Temon and Nanggulan districts with high potential for land conversion. Respondents were selected by simple random sampling, namely landowner and sharecroppers. The samples were 40 farmers. The data analysis method used is descriptive analysis, multiple linear regression, chi-square test and logistic regression. The results of this research show that 57.50% of farmers have an attitude towards the conversion of agricultural land in the medium category. The level of education, the number of household dependents, and dummy of the land location strengthen the attitude of farmers toward agricultural land conversion. There is a negative relationship between farmer's attitude and farmer's decision to convert the land in the future
Kata Kunci : Alih fungsi lahan pertanian, Keputusan petani untuk mengalihfungsikan lahan, Sikap.