Pemberitaan Ketahanan Pangan Sebelum dan Saat Pandemi Covid-19 Pada Surat Kabar Harian Pagi Sumatera Ekspres
IZZAH TANZILA A H, Subejo, S.P., M.Sc. Ph.D. ; Mesalia Kriska, S.P., M.Sc.
2022 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIANIsu ketahanan pangan menjadi pembahasan yang penting dalam pembangunan suatu negara. Seiring mencuatnya kasus Covid-19 di Indonesia, isu ketahanan pangan makin ramai disoroti sebab menyangkut kebutuhan dasar manusia. Fenomena ketahanan pangan ini ditangkap dan disajikan oleh media massa untuk kepentingan publik. Intensitas pemberitaan yang disajikan media massa dapat menggambarkan keurgensian suatu isu di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) membandingkan pemberitaan ketahanan pangan berita sebelum dan saat terjadi pandemi Covid-19 pada surat kabar lokal, dan (2) mengetahui fenomena pemberitaan ketahanan pangan yang terjadi sebelum dan saat pandemi Covid-19 dalam aspek sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif komparatif dengan teknik analisis isi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik constructed weeks sampling terhadap 56 edisi pada Surat Kabar Harian Pagi Sumatera Selatan. Edisi Maret 2019-Februari 2021 merupakan populasi sebelum terjadi pandemi, sedangkan edisi Maret 2020-Februari 2021 merupakan populasi saat terjadi pandemi Covid-19. Data dianalisis dengan uji chi-square, mann whitney, dan kolmogorov smirnov. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada intensitas pemberitaan ketahanan pangan sebelum dan saat terjadi pandemi Covid-19 pada SKH Sumatera Ekspres, baik pada variabel volume, topik, sumber, dan cakupan wilayah peliputan berita. Dalam penelitian ini dijumpai temuan menarik, seperti terjadi penyusutan jumlah berita secara keseluruhan pada SKH Sumatera Ekspres, terjadi pergeseran kebutuhan informasi selama pandemi, dan minimnya pemberitaan yang bersifat multi sumber. Diharapkan selanjutnya dapat dilakukan penelitian pada surat kabar nasional untuk mengetahui signifikansi perbedaan pemberitaan ketahanan pangan saat pandemi.
Food security is an important issue in the development of a country. Along with the emergence of Covid19 cases in Indonesia, food security issues increasingly being seriously highlighted because it involves basic human needs. This phenomenon was captured and presented by mass media for public importance. News reporting intensity can illustrate the issues urgency in society. This study aims to (1) compare the food security news reporting issue before and during Covid-19 pandemic in local newspaper, and (2) find out the phenomenon of food security news reporting issue before and during Covid-19 pandemic in society. Descriptive comparative method with content analysis technique was used in this study. Sampling was done by constructed weeks sampling technique on 56 news editions in Sumatera Ekspres Local Daily Newspaper. March 2019-February 2020 editions was the population before pandemic, while March 2020-February 2021 was the population of during pandemic. Data were analyzed using chi-square, mann whitney, and kolmogorov smirnov tests. The results of this study showed that there are no significant differences between the intensity of food security news reporting before pandemic and during pandemic. Neither in variable of number, volume, topic, source, nor news coverage area. The study also found interesting findings, such as a decrease in the overall amount of news in Sumatera Ekspres Daily News, a shifting information needs during the pandemic, and the lack of news that is in multi-source category. The study recommended that further research can be carried out on national newspapers to find out the significance of differences in food security news reporting during the pandemic.
Kata Kunci : Analisis isi, Ketahanan Pangan, Komparasi, Pandemi Covid-19, Surat Kabar Lokal