Laporkan Masalah

Relevansi Capitalist Developmental State dalam Kebijakan Pengembangan Ekosistem Bisnis Kewirausahaan Jepang di Era Lost-Decade

ARCHANDRA V S, Siti Daulah Khoriati, MA.

2022 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Model ekonomi Capitalist Developmental State (CDS) milik Jepang telah berhasil menyelamatkan kondisi perekonomiannya yang terpuruk akibat dampak dari Perang Dunia II. Pembangunan yang cepat serta pertumbuhan ekonomi yang pesat di era Post-War ternyata harus berhenti akibat krisis finansial di tahun 1990. Tidak hanya itu, perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Jepang telah mengalami penurunan. Model CDS dengan karakteristiknya yang intervensionis dirasa tidak lagi bisa mengejar ketertinggalan Jepang dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang baik untuk pertumbuhan start-up. Selain aspek politik yang dihasilkan dari CDS serta ikatan Iron Triangle di baliknya, banyak faktor-faktor beririsan yang juga menghambat petumbuhan usaha-usaha baru di negara tersebut. Di tengah kesadaran pemerintah Jepang untukmeninggalkan model CDS dan bergerak ke arah yang lebih liberal, penelitian ini menemukan bahwa peninggalan CDS masih memiliki dampak yang menyebabkan pertumbuhan usaha baru terhambat. Penelitian ini mengamati faktor-faktor apa saja yang menghambat pertumbuhan usaha baru di Jepang serta bagaimana faktor tersebut memantik adanya perubahan institusi di Jepang sejak era Lost Decade dimulai.

Japan's Capitalist Developmental State (CDS) economic model has managed to save its economy, which was slumped by the impact of World War II. The rapid development and rapid economic growth in the Post-War era had to stop due to the financial crisis in 1990. Not only that, the development of micro, small, and medium enterprises in Japan has decreased. The CDS model with its interventionist characteristics is no longer able to catch up with Japan in building a good entrepreneurial ecosystem for start-up growth. Apart from the political aspects resulting from CDS and the Iron Triangle ties behind it, many intersecting factors also hinder the growth of new businesses in the country. In the midst of the Japanese government's awareness to leave the CDS model and move towards a more liberal direction, this study finds that the legacy of CDS still has an impact that hinders the growth of new businesses. This study examines the factors that hinder the growth of new businesses in Japan and how these factors trigger institutional changes in Japan since the Lost Decade era began.

Kata Kunci : Capitalist Developmental State, Kewirausahaan, Perubahan Institusi, Ekonomi Politik Internasional, Ekosistem Kewirausahaan.

  1. S1-2022-428138-abstract.pdf  
  2. S1-2022-428138-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-428138-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-428138-title.pdf