Laporkan Masalah

Keberlanjutan Sistem Budidaya Mina Padi di Kalurahan Candibinangun Kapanewon Pakem Kabupaten Sleman

DWIKI IZZAH FATHONY, Ir. Harsoyo, M.Ext.Ed. ; Riesma Andiani, S.P., M.Sc.

2022 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Adanya peningkatan kebutuhan pangan dan semakin terbatasnya lahan untuk budidaya ikan menyebabkan perubahan strategi pertanian yang semula monokultur menjadi penganekaragaman hasil panen melalui budidaya mina padi. Mina padi adalah kombinasi budidaya ikan dan padi dalam satu lahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keberlanjutan sistem budidaya mina padi di Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman dan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan sistem budidaya mina padi di Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Keberlanjutan dilihat dari tiga aspek, meliputi dimensi ekonomi, dimensi sosial, dan dimensi ekologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif secara survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang. Pada penelitian ini data dianalisis dengan uji proporsi dan uji regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan sistem budidaya mina padi di Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman termasuk tinggi. Nilai aspek tertinggi hingga terendah adalah dimensi sosial, dimensi ekologi, dan dimensi ekonomi. Faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan sistem budidaya mina padi di Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman adalah persepsi dan peran penyuluh. Semakin baik persepsi petani, maka semakin tinggi keberlanjutan sistem budidaya mina padi di Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Semakin tinggi peran penyuluh, maka semakin tinggi keberlanjutan sistem budidaya mina padi di Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Peran penyuluh dapat dioptimalkan melalui pelatihan dan penyuluh harus mulai aktif mencari perusahaan yang potensial untuk dapat bekerja sama dengan kelompok. Peran kelompok tani sebagai wahana kerja sama dapat dioptimalkan melalui inisiasi banyak kerja sama.

The increase in foodstuffs and the limited land for fish farming have caused a change in agricultural strategies that were originally monocultures to diversify crops through the rice-fish farming system. The rice-fish farming system is a combination of fish and rice farming in one field. The purpose of this research is to determine the level of sustainability of the rice-fish farming system in Candibinangun Village, Pakem Sub-district, Sleman Regency and to determine the factors that influence the sustainability of the rice-fish farming system in Candibinangun Village, Pakem Sub-district, Sleman Regency. Sustainability is seen from three perspectives; those are the economic dimension, the social dimension, and the ecological dimension. This research used a descriptive method with a quantitative approach by survey. The sampling technique used the census method, with a sample size of 36 people. The data in this research was analyzed by proportion test and multiple linear regression tests. Based on the results of the research, it shows that the level of sustainability of the rice-fish farming system in Candibinangun Village, Pakem Sub-district, Sleman Regency is high. The aspect value, including from the highest to the lowest, is the social dimension, ecological dimension, and economic dimension. The factors that influence the sustainability of the rice-fish farming system in Candibinangun Village, Pakem Sub-district, Sleman Regency are the perception and role of extension workers. The better perception of farmers then leads to the higher sustainability of the rice-fish farming system in Candibinangun Village, Pakem Sub-district, Sleman Regency. The greater role of extension workers, then, means the greater sustainability of the rice-fish farming system in Candibinangun Village, Pakem Sub-district, Sleman Regency. The role of extension workers can be optimized through training, and extension workers must begin to actively look for potential companies to be able to work with the group. The role of farmer groups as a vehicle for cooperation can be optimized through the initiation of multilateral cooperation.

Kata Kunci : Keberlanjutan, mina padi, dimensi ekonomi, dimensi sosial, dimensi ekologi