Laporkan Masalah

Angka Kejadian dan Profil Darah Toxocariasis pada Pasien Anjing dan Kucing di Klinik Hewan Jogja pada Tahun 2019-2020

FARHAN ARHABI PRIMA, Prof. Dr. drh. Ida Tjahajati M.P.

2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Toxocara sp. menyebabkan Toxocariasis yang tidak hanya menginfeksi hospes, namun dapat juga menginfeksi manusia, Pada manusia, larvanya bisa menyebabkan visceral larval migrans. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi angka kejadian penyakit dan gambaran darah Toxocariasis pada pasien anjing dan kucing di Klinik Hewan Jogja pada tahun 2019 sampai 2020. Penelitian dilakukan dengan menghitung angka kejadian Toxocariasis yang diperoleh dari rekap data pasien Klinik Hewan Jogja tahun 2019 dan 2020. Pemeriksaan darah dilakukan dengan mengambil secara acak 14 sampel darah pasien anjing dan 14 sampel darah pasien kucing yang mengalami Toxocariasis. Data yang diperoleh kemudian diolah agar mendapatkan angka rata-rata tiap komponen darah yang selanjutnya dibandingkan dengan literatur referensi angka komponen darah yang normal. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh angka kejadian Toxocariasis di Klinik Hewan Jogja pada tahun 2019 dan 2020 untuk hewan anjing adalah 3,2% dan 1%. Angka kejadian Toxocariasis pada tahun 2019 dan 2020 untuk hewan kucing adalah 2,9% dan 1,6%. Ada tren penurunan dari tahun ke tahun jumlah kasus Toxocariasis di Klinik Hewan Jogja baik pada pasien anjing, atau kucing. Profil gambaran darah anjing yang mengalami Toxocariasis, menunjukkan adanya penurunan hemoglobin, eritrosit, hematokrit, dan terjadi neutrofilia. Profil gambaran darah kucing yang mengalami Toxocariasis menunjukkan adanya neutrofilia dan trombositopenia.

Toxocara sp. causes Toxocariosis which not only infects the host but can also infect humans. In humans, the larvae can cause visceral larval migrans. The purpose of this research was to identify the incidence of cases and blood picture of Toxocariasis in dog and cat patients at Klinik Hewan Jogja from 2019 to 2020. This research was carried out by looking for the incidence of Toxocariasis obtained from the data recap of the Klinik Hewan Jogja patients from 2019 to 2020. Blood tests were carried out by taking 14 blood samples from dog patients and 14 blood samples from cat patients that were infected by Toxocariasis. The data obtained is then processed to get the average value of each blood component which is then compared with the reference literature for normal blood component values. Based on the results of the research, the incidence of Toxocariasis at Klinik Hewan Jogja in 2019 and 2020 for dogs was 3.2% and 1%. In 2019 and 2020 for cats it was 2.9% and 1.6%. From these results, it can be seen that there is a downward trend for Toxocariasis at Klinik Hewan Jogja, both in dogs and cats. The blood profile of dogs with Toxocariasis showed a decrease in hemoglobin, erythrocytes, hematocrit, and an increase in neutrophils. The blood profile of cats with Toxocariasis showed a neutrophilia and a thrombocytopenia.

Kata Kunci : Toxocariasis, angka kejadian penyakit, gambaran darah, anjing, kucing

  1. S1-2022-430053-abstract.pdf  
  2. S1-2022-430053-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-430053-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-430053-title.pdf