Pengaruh Manfaat Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Terhadap Kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat di Kota Yogyakarta
VONY SETIANI PRATIWI, Laksmi Yustika Devi, S.P., M.Si., Ph.D.
2022 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHANProgram Kelompok Usaha Bersama (KUBE) merupakan program yang dicetuskan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri No. 25 Tahun 2015. KUBE di Kota Yogyakarta dijalankan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, yang mana diperuntukkan bagi warga Kota Yogyakarta yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Program Keluarga Harapan (PKH), sudah memiliki usaha, dan mempunyai kemauan untuk berkembang. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program KUBE dan pengaruh dari manfaat KUBE terhadap kesejahteraan keluarga penerima manfaat di Kota Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan KUBE berjalan sesuai dengan skema yang berlaku. Namun terdapat anggota kelompok yang tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai anggota KUBE, sehingga manfaat dari program KUBE hanya dapat dirasakan oleh sebagian anggota kelompok yang mengikuti seluruh skema KUBE. Selain itu, penelitian ini menunjukkan modal usaha (X1) dan pendampingan (X2) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Secara parsial, variabel modal usaha (X1) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kesejahteraan keluarga penerima manfaat, sedangkan variabel pendampingan (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Jika dilihat dari kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikatnya, variabel modal usaha (X1) dan pendampingan (X2) mampu menjelaskan variabel kesejahteraan keluarga penerima manfaat (Y) sebesar 70,8% dan 29,2% dijelaskan oleh variabel lain. Terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan dalam meningkatkan KUBE, yaitu menyusun jadwal pelatihan secara rutin dalam kurun waktu tertentu, memberikan tantangan dan penghargaan kepada anggota, melakukan kerjasama dengan stakeholder, dan aktif berpartisipasi pada berbagai kegiatan, seperti festival atau bazar.
This research was conducted to determine the implementation of the Collective Bussiness Group (KUBE) program and the effect of the benefits of the program on beneficiary families in the city of Yogyakarta. Data were obtained through two methods, namely interviews and surveys by distributing questionnaires. The measurement scale used in the questionnaire is the Likert scale. The sample in this study was determined using the purposive sampling technique. The data obtained were processed using several tests, namely validity test, reliability test, classical assumption test, and hypothesis test. The results of this research indicate that the implementation of KUBE runs according to the applicable scheme. However, there are group members who cannot carry out their obligations as KUBE members so that the benefits of KUBE can only be felt by some group members who participate in all KUBE schemes. In addition, this research shows that capital (X1) and mentoring (X2) simultaneously have a positive and significant effect on the welfare of the beneficiary families. Partially, the capital (X1) has a positive but not significant effect on the welfare of the beneficiary families, while the mentoring (X2) has a positive and significant effect on the welfare of the beneficiary families. Based on the ability of the independent variables in explaining the dependent variable, the capital (X1) and mentoring (X2) are able to explain the welfare variable of the beneficiary family (Y) of 70.8% and 29.2% are explained by other variables. There are several things that need to be done in improving KUBE, namely arranging regular training schedules within a certain period of time, providing challenges and rewards to members, collaborating with stakeholders, and actively participating in various activities, such as festivals or bazaar.
Kata Kunci : Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Modal Usaha, Pendampingan, dan Kesejahteraan. / Poverty, Poverty Alleviation, Capital, Mentoring, and Welfare