Laporkan Masalah

Kinerja Simpang Empat Bersinyal Jalan Parangtritis - Jalan Sultan Agung - Jalan Bakulan Imogiri Menggunakan Software KAJI

SEPTIAN AHMAD C A, Ir. Heru Budi Utomo, M.T

2022 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPIL

Simpang Bakulan merupakan salah satu persimpangan di wilayah Kabupaten Bantul terletak di akses utama menuju pusat Kota Yogyakarta serta wisata pesisir pantai selatan. Padatnya arus lalu lintas pada persimpangan ini sering menyebabkan terjadinya kemacetan terutama pada jam sibuk. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kinerja simpang empat Bakulan pada kondisi eksisting dan menganalisis kinerja untuk 5 tahun kedepan (2027) dengan menggunakan acuan MKJI (Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997) dan menggunakan software KAJI guna mencari alternatif solusi atas permasalahan yang ada. Survei dilakukan pada 23 Februari dan 27 Maret 2022 selama 2 hari dengan data yang diperoleh antara lain geometri jalan, waktu siklus, arus lalu lintas, tundaan dan panjang antrian. Hasil penelitian menunjukkan jam sibuk tertinggi adalah akhir pekan pada pukul 16.15-17.15 dengan derajat kejenuhan di pendekat utara 1,251, selatan 1,191, timur 1,235 dan barat 0,944. Nilai DS lebih dari nilai yang direkomendasikan MKJI yaitu 0,9 sehingga dikategorikan jenuh. Panjang antrian masing-masing lengan 488 meter, 496 meter, 512 meter, 120 meter. Tingkat layanan berada di kategori F. Untuk meningkatkan kinerja Simpang Bakulan, perbaikan alternatif jangka pendek dilakukan dengan membuat perubahan waktu siklus dihasilkan derajat kejenuhan untuk pendekat utara = 0,908, pendekat selatan = 1,083, pendekat timur = 0,961 dan pendekat barat = 1,046. Tidak ada perubahan dalam layanan penyimpangan, masih tetap dalam kategori F. Selama 5 tahun ke depan (2027) persimpangan ini semakin jenuh dengan derajat kejenuhan terbesar yaitu 1.652 di arah barat dan panjang antrian terbesar 1.248 m di selatan sehingga tingkat pelayanan masih tetap berada pada kategori F.

Bakulan intersection is one of intersections in Bantul Regency located on the main access to the center of Yogyakarta City as well as south coastal tourism. Dense flow of traffic at this intersection often causes congestion, especially during rush hour. The purpose of this study is to find out the performance of Bakulan intersection in existing conditions and analyze for the next 5 years (2027) using MKJI 1997 and using KAJI software to find alternative solutions to existing problems. The survey was conducted in 23th February and 27th March 2022 for 2 days with data obtained including road geometry, cycle time, traffic flow, delay, and also queue length. Results showed the highest peak hours were weekends at 16.15-17.15 with degree saturation on north 1,251, south 1,191, east 1,235 and west 0.944. The DS value is more than 0.9 so it categorized saturated. The length of the queue is 488 meters, 496 meters, 512 meters, 120 meters. The level of service is in category F. To improve performance of the intersection, short-term alternative improvements were made by making changes in cycle time in which result of saturation degree on north 0.908, south 1.083, east 0.961 and west 1.046. There is no change in the level of service, which still remains in category F. For the next 5 years (2027) this intersection is increasingly saturated with the largest saturation rate of 1,652 in west and the largest queue length of 1248 m in south. Level of service still remains in category F.

Kata Kunci : Persimpangan, Simpang Bersinyal, Derajat Kejenuhan, Tingkat Pelayanan, Tundaan