Laporkan Masalah

Analisis Pengenaan Pajak Penghasilan YouTuber sebagai Upaya Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan

ANISYAH ANINDIYAH N, Adrianto Dwi Nugroho S.H., Adv.LL.M., LL.D.

2022 | Skripsi | S1 HUKUM

YouTube merupakan salah satu platform produk digitalisasi sebagai tempat mencari berbagai kalangan untuk mendapatkan berbagai sumber informasi dan hiburan secara cepat dan mudah. Ini memunculkan konten yang dibuat oleh YouTuber dan menghasilkan pendapatan. Ketika pendapatan sebagian YouTuber jauh melebihi batas pendapatan, hal itu tidak sesuai dengan penerimaan pajak negara yang hampir tidak pernah memenuhi target. Sebagai negara yang menganut Self Assessment System, kepatuhan wajib pajak menjadi penentu penerimaan pajak. Dengan ini perlu dibuktikan bahwa kepatuhan wajib pajak harus diperhatikan dengan baik dan undang-undang apa yang mengoptimalkan penerimaan pajak negara bagi profesi YouTuber. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis mengenai penyelesaian dalam mekanisme terhadap pengenaan pajak penghasilan kepada YouTuber, mengetahui dan memahami apakah pengenaan pajak penghasilan YouTuber telah cukup memastikan kepatuhan Wajib Pajak tersebut dan mengetahui dan menganalisis mengenai Sejauh mana instrumen hukum yang ada saat ini dapat mengoptimalkan penerimaan negara dari penghasilan profesi YouTuber. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara serta studi pustaka yang meliputi buku - buku, literatur - literatur, catatan - catatan, dan laporan - laporan yang berkaitan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat beberapa faktor penghambat YouTuber dalam melakukan kewajiban perpajakannya seperti belum adanya kerjasama antara DJP dengan Google serta belum adanya kebijakan yang mengatur mengenai penghasilan yang didapat YouTuber dari pengunggahan kontennya. Sesuai dengan latar permasalahan tersebut mendorong penulis untuk membuat karya tulis dalam bentuk tesis dengan judul, �¢ï¿½ï¿½Analisis Pengenaan Pajak Penghasilan YouTuber Sebagai Upaya Peningkatan kepatuhan Wajib Pajak Berdasarkan Undang �¢ï¿½ï¿½ Undang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan�¢ï¿½ï¿½.

YouTube is one of the digitalization products as a place to find various groups to get various sources of information and entertainment quickly and easily. This gives rise to content created by YouTubers and earns revenue. When the income of some YouTubers far exceeds the income limit, it is not in accordance with state tax revenues which almost never meet the target. As a country that adheres to Self Assessment System, taxpayer compliance is a determinant of tax revenue. With this, it is necessary to prove that taxpayer compliance must be considered properly and what laws optimize state tax revenues for the YouTuber profession. The purpose of this study is to find out and analyze the settlement in the mechanism for the imposition of income tax on YouTubers, to know and understand whether the imposition of YouTuber income tax is sufficient to ensure the compliance of the taxpayer and to know and analyze the extent to which existing legal instruments can optimize revenue. Country of the income of the YouTuber profession. This study uses qualitative analysis research methods with interview data collection techniques and literature study which includes books, literature, notes, and related reports. The results of this study are that there are several factors that hinder YouTubers in carrying out their tax obligations, such as the absence of cooperation between the DGT and Google and the absence of policies that regulate the income that YouTubers get from uploading their content. In accordance with the background of these problems, the author encourages the author to write a thesis in the form of a thesis with the title, "Analysis of the Imposition of YouTuber Income Tax as an Effort to Improve Taxpayer Compliance Based on Law Number 7 of 2021 concerning Harmonization of Tax Regulations".

Kata Kunci : Keywords: tax compliance; income tax; digital economy; YouTuber

  1. S1-2022-429673-abstract.pdf  
  2. S1-2022-429673-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-429763-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-429763-title.pdf