Sumber daya keluarga dan penggunaan pelayanan kesehatan profesional penduduk lanjut usia di Indonesia
SUSILAWATI, Cahyani, dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA
2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Penelitian ini dilakukan karena adanya kecenderungan pertumbuhan penduduk lanjut usia mengalami kemunduran fugsional. Kondisi ini membutuhkan pelayanan kesehatan profesional sehubungan dengan terjadinya pergeseran fungsi keluarga. Sumber daya keluarga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan lanjut usia sehigga terjadi perbaikan kualitas hidup. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan sumber daya keluarga dengan penggunaan pelayanan kesehatan profesional. Metode Penelitan : Penelitian ini merupakan observasional non eksperimen pada hasil SAKERTI 1997 dengan pendekatan cross sectional. Hipotesa dalam penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara sumber daya keluarga dengan pelayanan kesehatan lanjut usia. Pengolahan data dengan menggunakan SPSS.10 dan analisis data dengan analisis Regresi Logistik. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik umur dan jenis kelamin tidak ada hubungan bermakna dengan penggunaan pelayanan kesehatan profesional, sumber daya keluarga berupa status kecacatan, status keluarga tempat lanjut usia tinggal, status pekerjaan tidak ada hubungan yang bermakna dengan pelayanan kesehatan profesional. Sedangkan sumber daya masyarakat yang berupa daerah tinggal lanjut usia memiliki hubungan yang bermakna dengan pelayanan kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa sumber daya keluarga bukan komponen pemungkin dalam menggunakan pelayanan kesehatan profesional.
Background: This study was conducted caused by tendency of geriatry growth of lost ground functionally. This condition require professional health service referring to the happening of friction of family function. The family resource can improve health service of geriatry so that happened improve of life quality. This study was aimed at finding out the ralation between family resource and usage of professional health service. Methods: This study was observational (non experiment) descriptive of SAKERTI 1997 with cross sectional approach. The hypothesis of this study there is relation significant between family resource and service of geriatry. The data process by using SPSS.10 and data analysis with logistic regression analysis. Results: The result of study show that the characteristic age and gender there is insignificant relation with professional health service, family resource of defect status, place family status of geriatry, work status insignificant relation with professional health service. While society resource of area remain to geriatry there was significant relation with professional health service. Conclusion: It could be concluded that family resource is not component of posibality in obtaining professional health service.
Kata Kunci : Manajemen Kesehatan Masyarakat, Pemanfaatan Layanan, Lansia, sumber daya keluarga, pelayanan kesehatan profesional