Hubungan motivasi dan kompensasi dengan kepuasan kerja karyawan Puskesmas Swadana Tebet di Propinsi DKI Jakarta
TAUFIK, Irwan, dr. Ali Ghufron Mukti, MSc.,PhD
2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Era desentralisasi telah melahirkan adanya otonomi daerah, termasuk di bidang kesehatan yang salah satunya adalah puskesmas swadana. Puskesmas dikembangkan menjadi unit swadana diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kompensasi karyawannya sehingga dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawannya. Puskesmas Tebet sebagai percontohan dalam pengembangan puskesmas unit swadana telah direncanakan sejak tahun 1999 melalui berbagai tahapan baik eksternal maupun internal. Puskesmas Tebet sebagai unit swadana telah dilaksanakan pada tanggal 1 April 2000. Pada saat ini Puskesmas Tebet telah dijadikan proyek percontohan puskesmas swadana oleh Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi dan kompensasi terhadap kepuasan kerja di Puskesmas swadana Tebet; dan mengetahui keadaan kepuasan kerja karyawan setelah pelaksanaan swadana. Metode: Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan rancangan cross sectional, menggunakan metode kuantitatif, dan kualitatif secara deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner sebanyak 22 pernyataan dan pedoman wawancara mendalam. Subyek penelitiannya adalah karyawan puskesmas Tebet. Analisis datanya dengan mengunakan uji statistik regresi bivariat dan regresi multivariat. Hasil: Hasil penelitian hubungan antara Motivasi dan Kepuasan kerja diperoleh nilai r=0,686 dan p=0,000 (p<0,05) maka secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara Motivasi dan Kepuasan kerja dan mempunyai klasifikasi hubungan yang tinggi atau erat. Adapun hasil penelitian hubungan antara Kompensasi/insentif dan kepuasan kerja diperoleh nilai r=0,429 dan p=0,000 ( p<0,05) maka secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara Kompensasi dan Kepuasan kerja dan mempunyai klasifikasi hubungan yang cukup erat. Adapun hubungan Kompensasi dan Motivasi terhadap Kepuasan kerja diperoleh nilai p=0,000 maka secara statistik ada hubungan yang bermakna antara variabel tersebut dengan Kepuasan kerja. Keadaan sesudah swadana dari hasil wawancara mendalam dan DKT secara kualitatif menunjukan adanya peningkatan baik motivasi dan kompensasi karyawan Puskesmas Tebet. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kompensasi dan atau motivasi dengan kepuasan kerja karyawan di Puskesmas Tebet. Adanya peningkatan kepuasan kerja setelah pelaksanaan Puskesmas Swadana.
Background: Decentralization era has emerging the regional autonomy, includes in health which one of this is public health center. Public health center was developed to be self-sufficiency unit that’s expected to increasing motivation and compensation system of it’s worker. Public health center of Tebet as the sampling in developing of public health center of selfsufficiency unit has planed since 1999 by a various stage in external and internal. Public health center of Tebet as selfsufficiency unit has performed in 1 April 2000. Nowadays public health center of Tebet has became the sampling project of selfsufficiency public health center by Provincial Government of Jakarta. The aim of the study was in order to know relations between motivation and compensation towards the job satisfaction in public health center of Tebet; and to know the workers’ job satisfaction after self-sufficiency performance. Metode: This research is non-experimental research by designing of cross sectional, used qualitative and quantitative methods descriptively. The instrument used questionnaire as much as 22 and indepth interview guide. The subjects were workers in public health center of Tebet. Data analysis here performed by bivariate and multivariate regression statistics testing. Results: The results of research to relation between motivation and job satisfaction elicited the value of research to relation of motivation and job satisfaction elicited the value of r=0,686. And p= 0.000 (p<0,05) therefore statisticly was significant relation beetween motivation and job satisfaction and has classification of realation that’s high and solid. As for the rasult of research to relation of compenzation/incentive and job satisfaction and has high and solid classification of relation. As for relation of compensation and motivation towards job satisfaction eliated the value of p= 0,000. Therefore ‘s statisticly existence significant relations between that variables and job satisfaction. The situation after selfsufficiency of indepth interview results and FGD by qualitative shown existence increasing in motivation, compensation and job satisfaction to workers in public health center of Tebet. Conclusion: Conclusion of this research is existence significant relations of compensation and/on motivation and job satisfaction of workers in public health center of Tebet.
Kata Kunci : Layanan Kesehatan Masyarakat,Kepuasan Kerja Karyawan,Kompensasi dan Motivasi