PENGARUH SUBSTITUSI BRAN POLLARD DENGAN AMPAS JAGUNG DAN Sargassum sp. TERHADAP KUALITAS KIMIA DAN FISIK DAGING DOMBA EKOR TIPIS
HENRIKUS KRISTANTO DIAZ RADITYA, Dr. Ir. Chusnul Hanim, M.Si., IPM., ASEAN Eng.; Ir. Rusman, M.P., Ph.D
2022 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi pemberian bran pollard dengan ampas jagung dan Sargassum sp. sebagai bahan pakan konsentrat terhadap kualitas kimia dan fisik daging domba yang dipelihara di kandang nutrisi Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada. Penelitian dilakukan menggunakan sampel daging bagian otot Longisimus dorsi dan Biceps femoris dari sembilan domba ekor tipis jantan muda berumur 7 sampai 9 bulan. Perlakuan pakan domba terbagi atas 50% bran pollard (P0), 40% bran pollard dan 10% Sargassum sp. (P1), dan 40% ampas jagung 10% Sargassum sp. Sampel daging dianalisa kualitas kimia (kadar air, protein, lemak, dan abu) dan fisik (daya ikat air, susut masak, dan keempukan). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan variansi pola searah dan perbedaan yang nyata (P<0,05) dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa substitusi bran pollard dengan ampas jagung dan sargassum sp. pada pakan domba tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap komposisi kimia dan fisik daging domba ekor tipis. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa penggunaan ransum dengan bahan pakan penyusun ampas jagung dan Sargassum sp. dapat menggantikan bran pollard sebagai bahan pakan konsentrat. Kata Kunci: Domba ekor tipis, Konsentrat, Ampas jagung, Kualitas kimia dan fisik daging
This study aims to determine the effect of substitution of giving bran pollard with corn residue and Sargassum sp. as a concentrate feed material on the chemical and physical quality of lamb meat raised in the nutrition pen of the Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada. The study was conducted using meat samples of the muscle parts of Longisimus dorsi and Biceps femoris from nine young male thin-tailed sheep aged 7 to 9 months. Sheep feed treatment is divided into 50% bran pollard (P0), 40% bran pollard and 10% Sargassum sp. (P1), and 40% corn residue 10% Sargassum sp. Meat samples were analyzed for chemical (moisture, protein, fat, and ash content) and physical (water binding, cooking shrinkage, and tenderness) qualities. The data obtained were then analyzed using unidirectional pattern variance and a noticeable difference (P<0.05) followed by the Duncan Multiple Range Test. The results of statistical analysis showed that the substitution of bran pollard with corn residue and Sargassum sp. on sheep feed has no noticeable effect (P>0.05) on the chemical and physical composition of thin-tailed lamb meat. Based on this study, it was concluded that the use of rations with feed ingredients that make up corn residue and Sargassum sp. can replace bran pollard as a concentrate feed ingredient. Keywords: Thin tailed sheep, Concentrates, Corn residue, Chemical and physical quality of meat
Kata Kunci : Kata Kunci: Ampas jagung, Domba ekor tipis, Konsentrat, Kualitas kimia dan fisik daging