Penilaian Kesejahteraan Sapi Potong Pada Prinsip Appropriate Behaviour di Pusat Inovasi Agroteknologi Universitas Gadjah Mada
BIRGITTA MEGA DIAN C, Ir. Tri Satya Mastuti Widi, S.Pt., M.P., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2022 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan sapi potong yang dipelihara di Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada ditinjau dari prinsip appropriate behaviour dengan sampel 24 ekor sapi di kandang tambat dan 8 ekor sapi di kandang umbaran. Parameter aspek appropriate behaviour diamati berdasarkan Welfare Quality Assessment Protocol dengan beberapa penyesuaian meliputi ekspresi perilaku sosial, ekspresi perilaku lain, hubungan baik manusia-hewan dan keadaan emosi positif. Hasil pengamatan dianalisis dengan uji t-test: Two samples assuming unequal variances dan deskriptif kuantitatif. Penilaian dilakukan dengan kombinasi rumus substitusi dan intergral choquet. Hasil penelitian pada kandang tambat dan umbaran menunjukkan skor ekspresi tingkah laku sosial sebesar 49 dan 66; ekspresi perilaku lain sebesar 0 dan 100; hubungan baik manusia-hewan sebesar 31,93 dan 42,47; dan keadaan emosi positif sebesar 63,91 dan 65,66. Berdasarkan skor dari masing-masing kriteria, diperoleh skor akhir prinsip appropriate behaviour di kandang tambat sebesar 22,69 dan di kandang umbaran sebesar 55,58. Kesejahteraan sapi potong pada prinsip appropriate behaviour di kandang tambat tergolong dapat diterima, sedangkan di kandang umbaran tergolong baik.
This study aimed to determine the welfare level of beef cattle kept at Agrotechnology Innovation Center, Gadjah Mada University in terms of the principles of appropriate behaviour with a sample of 24 tied cattle and 8 free-ranged cattle. The parameters of appropriate behaviour aspects were observed based on the Welfare Quality Assessment Protocol with adjustment including expression of social behaviour, expression of other behaviour, good human-animal relationships and positive emotional states. The data were analyzed by T-test: Two Samples Assuming Unequal Variances and quantitative descriptive. The assessment was done by combining subtitution formula and integral choquet. The result of the research on tied and free-ranged cattle showed scores of social behaviour expression were 49 and 66; other behaviour expression were 0 and 100; good human-animal relationship were 31,93 and 42,47; and positive emotional state were 63,91 and 65,66. Based on the scores of each criterion, the finel score of the principle of appropriate behaviour in tied pens were 22,69 and 55,58 in free-ranged pens. The welfare on approprite behaviour principle in tied cattle is categorized as acceptable, where as free-ranged cattle is categorized as enhanced.
Kata Kunci : Appropriate behaviour, Kesejahteraan hewan, Penilaian, Sapi potong