Laporkan Masalah

Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kota Yogyakarta

WAHYUNINGTYAS SYLVIA ANGGRAENI, Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec.; Ir. Any Suryantini, M.M., Ph.D.; Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.

2022 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNIS

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pangsa pengeluaran pangan rumah tangga di Kota Yogyakarta, (2) mengetahui angka kecukupan energi rumah tangga di Kota Yogyakarta, (3) mengetahui kondisi ketahanan pangan rumah tangga di Kota Yogyakarta, dan (4) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi angka kecukupan energi rumah tangga di Kota Yogyakarta. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel rumah tangga menggunakan metode snowball sampling dengan melibatkan 40 rumah tangga. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis one sample t-test, metode silang Jonsson dan Toole, analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pangsa pengeluaran pangan rumah tangga di Kota Yogyakarta termasuk ke dalam kategori tahan pangan, (2) angka kecukupan energi rumah tangga di Kota Yogyakarta termasuk ke dalam kategori belum tahan pangan, (3) distribusi rumah tangga di Kota Yogyakarta menurut tingkat ketahanan pangan adalah 27,50% rumah tangga tahan pangan, 5,00% rumah tangga rentan pangan, 55,00% rumah tangga kurang pangan dan 12,50% rumah tangga rawan pangan, dan (4) peningkatan jumlah anggota keluarga dan harga beras akan menurunkan angka kecukupan energi rumah tangga di Kota Yogyakarta, sementara peningkatan pendapatan rumah tangga akan meningkatkan angka kecukupan energi rumah tangga di Kota Yogyakarta.

This study aims to determine: (1) household proportion of food expenditure in Yogyakarta City, (2) household energy consumption in Yogyakarta City, (3) household food security in Yogyakarta City, and (4) factors affecting household energy consumption in Yogyakarta City. The research location was chosen by purposive sampling method. The sample of households was conducted using snowball sampling method involving 40 households. The analysis method used to analyze the data are one sample t-test, Jonsson and Toole cross method, and multiple linear regression. The results showed that (1) household proportion of food expenditure in Yogyakarta City is categorized as food secure, (2) household energy consumption in Yogyakarta City is categorized as food insecure, (3) distribution of households based on food security condition are 27,50 % food resistant, 5,00% food vulnerable, 55,00% food deficient, and 12,50% food insecurity, and (4) the increase of number of family members and price of rice will decrease the household energy consumption in Yogyakarta City, while the increase of household income will increase the household energy consumption in Yogyakarta City.

Kata Kunci : pangsa pengeluaran pangan, angka kecukupan energi, ketahanan pangan rumah tangga, proportion of food expenditure, energy consumption, household food security.

  1. S1-2022-412898-abstract.pdf  
  2. S1-2022-412898-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-412898-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-412898-title.pdf