NON-INVASIVE DETECTION OF THE TRIIODOTHYRONINE (T3) HORMONE IN FEMALE IGUANAS (Iguana iguana) FROM JOGJA EXOTARIUM MINI ZOO, SLEMAN, INDONESIA
KEE RAIN, Dr. drh. Claude Mona Airin, MP.
2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANIguana merupakan hewan eksotik reptil yang banyak dipelihara dimasyarakat, performa serta warna menjadi daya tarik tersendiri. Jogja Exotarium merupakan konservasi insitu yang mengusung konsep kembali ke alam. Hewan yang dipelihara di Jogja Exotarium dibiarkan untuk kontak langsung dengan pengunjung. Oleh demikian, penelitian tentang perubahan fisiologis akibat jumlah pengunjung dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hormon triiodotironin (T3) pada iguana betina yang dikembangkan dikonservasi insitu. Penelitian ini menggunakan feses yang diperolah dari satu iguana betina yang dipelihara di Jogja Exotarium, pengambilan sampel dilakukan sepanjang bulan April 2021 dan Mei 2021. Sampel yang digunakan dalam analisis diambil dari tanggal 23 April 2021 sampai dengan 30 April 2021. Sampel feses yang terkumpul diproses dengan metode keringbeku kemudian diekstraksi menggunakan methanol 80%. Sampel yang telah diekstraksi tersebut dianalisis menggunakan metode enzym immunosorbent assay (EIA). Hasil penelitian dibandingkan dengan menggunakan dua set variabel yang meliputi jumlah pengunjung pada hari pengambilan sampel (H) dan jumlah pengunjung satu hari sebelum pengambilan sampel (H-1). Berdasarkan hasil perbandingan tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar hormon triiodothyronine pada iguana betina pada weekday dan weekend yang berkorelasi dengan peningkatan jumlah pengunjung.
Iguanas are reptilian exotic animals that are widely kept as pets in our society, their performance and color being their main attraction. Jogja Exotarium is an in situ conservation park that carries the back to nature concept. Animals that are kept at the Jogja Exotarium are allowed direct contact with visitors. Therefore, a study into the physiological changes due to number of visitors is carried out. This study aims to determine the hormone triiodothyronine (T3) in female iguanas that are raised and conserved in situ. This study used feces obtained from a female iguana kept in Jogja Exotarium, sampling was carried out throughout the months of April 2021 and May 2021. The samples used in analysis were taken from 23 April 2021 to 30 April 2021. The collected faecal samples were processed by using freeze-drying method and then extracted using 80% methanol. The extracted samples were analyzed using the enzyme immunosorbent assay (EIA) method. The results were compared using two sets of variables which include the number of visitors the day of sample collection (D) and the number of visitors one day before sample collection (D-1). Based on the results of the comparison, it can be concluded that there is no significant difference in the hormone triiodothyronine in female iguanas during weekdays and weekends in correlation to increase in number of visitors.
Kata Kunci : Feses, Iguana betina, Triiodotironin, week end, week day, jumlah pengunjung/ Feces, Female Iguana, Triiodothyronine, week end, week day, number of visitors