Laporkan Masalah

Hubungan antara Tingkat Pendidikan dengan Kehilangan Gigi pada Lanjut Usia di Kabupaten Sleman, Yogyakarta

GRESMILEN BILGIS, drg. Elastria Widita, M.Sc., PhD.; drg. Friska Ani Rahman, M.DSc.

2022 | Skripsi | S1 HIGIENE GIGI

Pendidikan merupakan penentu sosial penting dari kesehatan. Teori human capital menyebutkan bahwa pendidikan dianggap sebagai investasi kesehatan dimasa depan karena pendidikan tinggi memungkinkan seseorang untuk memelihara kesehatan yang lebih baik. Pendidikan dapat meningkatkan pengetahuan serta memudahkan individu untuk menyerap informasi dan mengimplementasikannya sehingga berpengaruh pada pencegahan penyakit dan sikap terhadap perilaku sehat. Lanjut usia merupakan suatu periode kehidupan yang ditandai dengan perubahan atau penurunan fungsi tubuh. Penurunan fungsi tubuh pada lanjut usia dapat berpengaruh terhadap perubahan struktur oral. Lanjut usia dengan tingkat pendidikan yang lebih rendah akan mengalami penurunan fungsi kognisi dan memori yang lebih tinggi. Penelitian korelasional dengan desain cross sectional telah dilakukan pada 150 lanjut usia yang diperoleh dengan teknik simple random sampling melalui wawancara langsung kepada responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu formulir KAP terjemahan Bahasa Indonesia melalui perangkat lunak yang dimiliki oleh HDSS (e-HDSS). Analisis data menggunakan uji Chi-Square, Kruskal-Wallis H, Mann Whitney-U dan uji regresi logistik biner. Uji validitas dinyatakan valid pada masing-masing item pertanyaan (20 item). Uji reliabilitas dinyatakan reliabel (koefisien alpha=0,899). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kehilangan gigi (p=<0,001). Selain tingkat pendidikan, terdapat juga variabel perancu yang menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kehilangan gigi (usia, riwayat diabetes mellitus, status periodontal, status karies, frekuensi menyikat gigi) pada lanjut usia. Hasil analisis multivariat tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kehilangan gigi setelah dilakukan penyesuaian dengan variabel perancu (p=0,652).

Education is an important social determinant of health. The theory of "human capital" states that education is considered an investment in health in the future because higher education allows a person to maintain better health. Education can increase knowledge and make it easier for individuals to absorb information and implement it so that it affects disease prevention and attitudes towards healthy behavior. Elderly is a period of life marked by changes or decreases in body functions. Decreased body function in the elderly can affect changes in oral structure. Older people with lower levels of education will experience a higher decline in cognitive and memory functions. Correlational research with a cross sectional design has been conducted on 150 elderly people obtained by simple random sampling technique through direct interviews with respondents. The research instrument used was the Indonesian translation of the KAP form through software owned by HDSS (e-HDSS). Data analysis using Chi-Square test, Kruskal-Wallis H, Mann Whitney-U and Binary Logistic Test. The validity test was declared valid on each question item (20 items). The reliability test was declared reliable (coefficient alpha = 0,899). The results of the bivariate analysis showed a significant relationship between education level and tooth loss (p=<0,001). In addition to education level, there are also confounding variables that show a significant relationship with tooth loss (age, history of diabetes mellitus, periodontal status, caries status, tooth brushing frequency) in the elderly. The results of multivariate analysis did not show any significant effect between education level and tooth loss after adjusting for confounding variables (p=0,652).

Kata Kunci : Tingkat Pendidikan, Kehilangan Gigi, Lanjut Usia

  1. S1-2022-427209-abstract.pdf  
  2. S1-2022-427209-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-427209-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-427209-title.pdf