Laporkan Masalah

Politik Hukum Pembentukan Asian Infrastructure Investment Bank Sebagai Bentuk Hegemoni Tiongkok

SENJA VIDIA PUTRI, Dina W. Kariodimedjo, S.H., LL.M., Ph.D.

2022 | Skripsi | S1 HUKUM

Pada 2014 lalu, Tiongkok menginisiasikan pendirian bank pembangunan multilateral baru, Asian Infrastructure Investment Bank atau AIIB, untuk membantu pendanaan pembangunan infrastruktur di Asia yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang politik hukum pembentukan AIIB dan mengetahui hubungan antara politik hukum institusi bank pembangunan multilateral dengan kedudukan AIIB sebagai bentuk hegemoni Tiongkok. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang menggunakan data sekunder. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan historis, pendekatan komparatif, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi AIIB sebagai bank pembangunan multilateral baru berpengaruh terhadap pembaharuan hukum, khususnya hukum yang berkaitan dengan struktur politik dalam ekosistem perdagangan internasional. AIIB sebagai bank pembangunan multilateral memiliki kepribadian hukum yang merdeka dalam menciptakan tata kelola, wewenang, dan fungsi untuk menjalankan berbagai aktivitas dan kegiatannya. Di sisi lain, AIIB dapat dipandang sebagai upaya untuk melemahkan tatanan internasional pada status quo yang dipengaruhi kuat oleh nilai- nilai liberal akibat hegemoni AS. Namun, pendirian AIIB tentunya memberikan prospek bagi perkembangan lembaga-lembaga politik alternatif ke depannya.

In 2014, China initiated the establishment of a new multilateral development bank, the Asian Infrastructure Investment Bank or AIIB, to help finance the growing infrastructure development in Asia. This study aims to determine the legal political background of the establishment of the AIIB and to determine the relationship between the legal politics of the multilateral development bank institution and the position of the AIIB as a form of Chinese hegemony. This research is normative legal research that uses secondary data. The approach used in this research is historical, comparative approach, and conceptual approach. The results of the study indicate that the existence of AIIB as a new multilateral development bank affects legal reform, especially laws relating to political structures in the international trade ecosystem. AIIB is a multilateral development bank that has an independent legal personality in creating governance, authority and functions to carry out its various activities and activities. On the other hand, AIIB can be seen as an attempt to weaken the international order on the status quo which is strongly influenced by liberal values due to US hegemony. However, the establishment of the AIIB certainly provides prospects for the development of alternative political institutions in the future.

Kata Kunci : Asian Infrastructure Investment Bank, Hegemoni, Politik Hukum

  1. S1-2022-427030-abstract.pdf  
  2. S1-2022-427030-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-427030-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-427030-title.pdf