PENGARUH SENYAWA KURKUMIN TERHADAP INFEKSI Ascaridia galli PADA AYAM PETELUR
AMANDHA N K, Dr. drh. Joko Prastowo, M.Si
2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANAscaridia galli merupakan parasit yang kerap muncul pada peternakan ayam peterlur yang dapat berdampak pada kerugian ekonomi. Penggunaan obat kimia kerap menjadi pilihan untuk mengatasi infeksi akibat Ascaridia galli yang apabila dilakukan dalam jangka waktu lama akan menimbulkan masalah munculnya resistensi obat. Permasalahan ini membuat peneliti tertarik untuk mencari alternatif pengobatan lain menggunakan obat herbal, yaitu senyawa kurkumin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senyawa kurkumin terhadap infeksi Ascaridia galli pada ayam petelur. Total 20 ekor ayam betina galur Lohman Brown berusia 12 minggu diinfeksikan telur Ascaridia galli dengan dosis pertama: 4.100 telur/ml/ekor, kedua: 3.162 telur/ml/ekor, dan ketiga: 3.799 telur/ml/ekor. Pemeriksaan feses dilakukan secara kualitatif dengan metode sentrifugasi dan secara kuantitatif dengan metode McMaster untuk mendapatkan data Egg Per Gram (EPG) sebelum dan sesudah pemberian obat, data EPG tersebut digunakan dalam perhitungan FECR untuk melihat nilai efikasi obat. Pengobatan dilakukan sebanyak satu kali melalui air minum, pada kelompak A terdapat 10 ekor ayam diberikan perlakuan dengan seyawa kurkumin sebanyak 1ml/kg berat badan dan kelompok B terdapat 10 ekor ayam diberikan perlakuan dengan obat Piperazine sebanyak 0,2g/kg berat badan. Hasil yang didapatkan kelompok A mendapatkan nilai FECR yang fluktuatif dan kelompok B mendapatkan nilai FECR 100% pada hari ke-3.
Ascaridia galli is a parasite that often appears in laying hens which can cause economic losses. The use of chemical drugs is often an option to treat infections caused by Ascaridia galli which is carried out for a long time and will cause problems with the emergence of drug resistance. This problem makes researchers interested in looking for other alternative treatments using herbal medicines, namely curcumin compounds. The purpose of this study was to determine the effect of curcumin on Ascaridia galli infection in laying hens. A total of 20 hens of the 12-week-old Lohman Brown strain were infected with Ascaridia galli eggs with the first dose: 4,100 eggs/ml/head, the second: 3,162 eggs/ml/head, and the third: 3,799 eggs/ml/head. The examination was carried out qualitatively with the centrifugation method and quantitatively with the McMaster method to obtain Egg Per Gram (EPG) data before and before presenting the drug, the EPG data was used in the FECR calculation to see the value of the drug efficacy. Treatment was carried out once through drinking water, in group A there were 10 treated chickens given with curcumin compound as much as 1ml/kg body weight, and in group B there were 10 chickens given treatment with Piperazine drug as much as 0.2g/kg body weight. The results obtained that group A got a fluctuating FECR value and group B got a 100% FECR value on the 3rd day.
Kata Kunci : Ascaridia galli, Kurkumin, McMaster, Sentrifuge