DAMPAK PENERAPAN APLIKASI SAKSIKU TERHADAP KETAHANAN ORGANISASI (Studi Penerapan Aplikasi Saksiku oleh Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Kota Yogyakarta pada Pemilihan Umum 2019)
MUHAMMAD RINALDI E H, Prof. Dr. Dyah Mutiarin, S.Ip, M.Si ; Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, M.Sc
2022 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONALINTISARI Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui penerapan Aplikasi Saksiku oleh DPD Partai Golongan Karya Kota Yogyakarta pada Pemilu 2019 2) mengkaji penerapan Aplikasi Saksiku terhadap ketahanan organisasi DPD Partai Golongan Karya Kota Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif melalui wawancara sejumlah tujuh orang informan mulai dari Ketua Partai hingga Saksi yang bertugas di TPS, dokumen, studi pustaka, dan penelusuran internet serta diolah menggunakan Aplikasi NVivo12. Hasil penelitian mengungkap bahwa 1) Aplikasi Saksiku belum berhasil secara maksimal diterapkan oleh DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta dikarenakan Aplikasi Saksiku yang masih belum optimal pengembangannya, keterbatasan perangkat pendukung, sosialisasi yang tidak merata, keterbatasan sumber daya manusia, serta biaya operasional penerapan Aplikasi Saksiku terbatas 2) Tidak adanya kesamaan visi Pengurus DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta untuk serius menjadikan Aplikasi Saksiku sebagai media pengawalan hasil suara demi tujuan kemenangan Partai Golkar dalam Pemilu 2019 menyebabkan tidak stabilnya internal DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta sehingga cenderung menjadikan ketahanan organisasi menjadi rentan.
ABSTRACT This research aims to 1) know the Implemantation of Saksiku Application by the DPD Golkar Party of Yogyakarta City in the 2019 election 2) examines the impact of Saksiku Application to the organizational resilience of DPD Golkar Party of Yogyakarta City. The study use a qualitative descriptive approach through interviews with seven informants ranging from Party Leaders to Witnesses who served at voting booth, documents, literature studies, and internet searches and processed using the NVivo12 application. The results of this research reveals that 1) the Saksiku application has not been maximally implemented by the DPD Golkar Party of Yogyakarta City because the application has not been optimally developed, limited tools, incomplete socialization, lack of human resources both in quality and quantity, and limited funds 2) The lack of a common vision from Yogyakarta City Golkar Party Management to seriously take the Saksiku Application as a tool for escorting vote results for the goal of the Golkar Party's victory in the 2019 Election has caused internal instability of the Yogyakarta City Golkar Party DPD so that it tends to make the organization's resilience vulnerable.
Kata Kunci : Aplikasi Perhitungan Suara, Saksiku, DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta, Ketahanan Organisasi.