DAMPAK PEMANFAATAN ASET PENGHIDUPAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP KETAHANAN MASYARAKAT DESA (Studi di Dusun Nglurah, Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah)
KARINANDINI ZAHRA I, Prof. Ir. Edhi Martono, M.Sc., Ph.D.; Prof. Dr. Armaidy Armawi, M.Si.
2022 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONALSetiap desa memiliki aset-aset penghidupan yang perlu diinventarisir dan dikaji agar dampak pemanfaatan aset-aset tersebut dapat dievaluasi, terutama dalam kaitannya merespon ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan. Dalam konteks tersebut, masa pandemi Covid-19 dipandang sebagai suatu tekanan dan menjadi tantangan untuk suatu komunitas masyarakat dapat meneruskan aktivitasnya menggunakan sumberdaya-sumberdaya yang ada di lokasi ia tinggal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara untuk dapat menangkap kegiatan-kegiatan pemanfaatan aset-aset penghidupan yang ada di Dusun Nglurah, Tawangmangu. Berdasarkan hasil penelitian, warga Dusun Nglurah mampu memanfaatkan ketersediaan aset-aset penghidupan berupa modal alam, modal fisik, modal manusia, modal sosial, dan modal keuangan untuk dapat menunjang kehidupannya selama dalam masa pandemi. Pemanfaatan aset-aset penghidupan tersebut berdampak pada empat indikator ketahanan masyarakat desa, yaitu penguatan modal sosial dan taat hukum, pemilihan nilai sosial budaya dan kelembagaan sosial, kemampuan melestarikan kearifan lokal dan partisipasi pengembangan potensi dan aset desa untuk kesejahteraan bersama, dan pengelolaan mandiri masyarakat.
Each village has livelihood assets that need to be inventoried and assessed so that the impact of using these assets can be evaluated, especially in relation to responding to threats, disturbances, obstacles, and challenges. In this context, the Covid-19 pandemic is seen as a pressure and a challenge for a community to be able to continue its activities using existing resources in the location where they live. This study uses a qualitative method with observation and interview techniques to be able to capture the activities of utilizing livelihood assets in Dusun Nglurah, Tawangmangu. Based on the research results, the residents of Dusun Nglurah are able to take advantage of the availability of livelihood assets in the form of natural capital, physical capital, human capital, social capital, and financial capital to be able to support their lives during the pandemic. Utilization of livelihood assets has an impact on four indicators of village community resilience, namely strengthening social capital and obeying the law, choosing socio-cultural values and social institutions, the ability to preserve local wisdom and participation in developing village potential and assets for mutual welfare, and community self-management.
Kata Kunci : aset penghidupan, masa pandemi, ketahanan masyarakat desa